Soal Isu Pemotongan Beasiswa Kaltim Tuntas, Ini Tanggapan Hasanuddin Mas’ud

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud. (ist)

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud. (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud menyoroti secara tegas dengan membantah rumor terkait pemotongan anggaran beasiswa Kaltim Tuntas (BKT).

Pasalnya sudah bayar informasi yang beredar terkait adanya isu pemotongan anggaran BKT. Program beasiswa yang telah lama menjadi andalan bagi pelajar dan mahasiswa di provinsi Kaltim sentak jadi sorotan dan memicu kekhawatiran di kalangan penerima beasiswa.

“Penganggaran di DPRD dilakukan melalui proses yang jelas dan terbuka. Tuduhan adanya aliran keuntungan fisik sebesar 10 persen yang mengaitkan DPRD dan Pj Gubernur adalah tidak berdasar,” jelasnya dengan tegas.

Politisi dari Partai Golkar tersebut mengatakan, peran DPRD adalah untuk mengawasi dan mengakomodasi aspirasi masyarakat, sementara eksekutif bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran tersebut.

“Dinas Pendidikan yang sepenuhnya mengelola anggaran beasiswa, dan setelah anggaran disahkan, eksekutif memiliki kendali penuh,” bebernya.

Hasanuddin menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim untuk menanggapi isu mengenai keuntungan dari proyek pokok pikiran (pokir) yang diduga melibatkan Pj Gubernur Akmal Malik.

“Sekda, sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah, adalah pihak yang paling kompeten untuk memberikan penjelasan,” imbuhnya.

Hasanuddin juga mengingatkan, tuduhan yang tidak berdasar dapat merusak reputasi institusi pemerintah dan memiliki konsekuensi hukum. Ia meminta masyarakat untuk bersikap kritis dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Pengelolaan anggaran pemerintah berlangsung dengan sangat transparan. Setelah disetujui oleh DPRD, anggaran sepenuhnya menjadi tanggung jawab eksekutif. Anggapan bahwa DPRD terlibat dalam implementasi anggaran adalah kesalahpahaman,” tutupnya dengan penuh kejelasan.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul
Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM
Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda
Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur
Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar
DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:15 WIB

Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:51 WIB

Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:21 WIB

Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda

Berita Terbaru