RTRW PPU Sedang Digodok, DPRD Optimistis Atasi Masalah Pemukiman

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 02:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar

Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar

Infonusa.co, PENAJAM — Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah dalam proses finalisasi. Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar, menyatakan keyakinannya bahwa melalui dokumen strategis ini, berbagai persoalan terkait pemukiman di PPU akan segera terselesaikan.

“Harus dan bakal tuntas,” tegas Adjie saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025).

Adjie menjelaskan bahwa saat ini Pemkab PPU masih menyesuaikan RTRW daerah dengan RTRW milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang baru saja disahkan. Penyesuaian ini penting agar arah pembangunan PPU tetap sinkron dan tidak bertentangan dengan kebijakan tata ruang provinsi.

“Terpaksa kita ngikutin. Kebetulan ada Bandara VVIP juga, mau tidak mau kita sesuaikan. Dan sebenarnya, untuk daerah pemukiman di sekitar sana memang sudah seharusnya diatur dengan lebih tertib,” jelasnya.

Ia menyoroti pentingnya penataan ruang di wilayah perbatasan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk optimalisasi keberadaan Bandara VVIP sebagai aset strategis. Menurutnya, PPU harus memastikan keberadaan infrastruktur nasional tersebut memberikan dampak ekonomi nyata bagi daerah.

“Percuma kalau ada Bandara VVIP tapi arus ekonominya malah ke provinsi. Kemarin itu sempat kita dorong agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat PPU,” tutup Adjie.

Penyusunan RTRW PPU menjadi bagian penting dalam merancang arah pembangunan jangka panjang, termasuk penguatan kawasan pemukiman, penyediaan infrastruktur dasar, hingga penentuan zona strategis di wilayah yang bersinggungan langsung dengan proyek nasional IKN. DPRD berharap dokumen RTRW baru ini mampu menjawab berbagai tantangan tata ruang yang selama ini menghambat pembangunan daerah.

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru