Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Raup Muin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), menekankan pentingnya pengawasan dalam proyek revitalisasi Pelabuhan Penajam sebagai langkah strategis untuk kemajuan wilayah.
Muin mengungkapkan bahwa revitalisasi ini bukan hanya mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial yang signifikan bagi warga.
“Saya merespons dengan baik, artinya masyarakat juga mendapatkan manfaat yang signifikan, baik dari segi tenaga kerja maupun ekonomi. Secara keseluruhan, hal ini memiliki dampak yang cukup besar,” ujarnya.
Proyek revitalisasi ini, lanjut Muin, memiliki implikasi luas yang tak terbatas pada peningkatan ekonomi, tetapi juga dalam memperkuat citra wilayah PPU. Sebagai pintu utama yang menyambut para pendatang, tampilan pelabuhan menjadi kesan pertama yang penting bagi PPU.
Muin menjelaskan bahwa anggaran untuk proyek ini telah dialokasikan untuk tahun ini dan proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap.
“Untuk tahun ini, alokasi anggaran telah disiapkan, walaupun rinciannya belum saya ketahui. Yang pasti, proyek ini memiliki anggaran dan akan direalisasikan secara bertahap dalam tahun ini,” tambahnya.
Pelabuhan Penajam, jelas Muin, memiliki fungsi krusial yang tidak hanya mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
“Dalam konteks ini, pelabuhan membutuhkan fasilitas karena perannya tidak hanya dalam meningkatkan PAD, tetapi juga dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas,” ungkapnya.
DPRD PPU, kata Muin, berkomitmen untuk mengawal proyek ini dengan baik, memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat dan mendorong pertumbuhan wilayah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat menjadikan revitalisasi pelabuhan sebagai langkah besar dalam memajukan PPU menuju masa depan yang lebih baik.
ADV/IB









