Revitalisasi Pasar Pagi Disorot Deni, Harap Adanya Perhatian Keamanan

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto : Ist)

Ket Foto : Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Revitalisasi pasar pagi disebut sebagai icon Kota Samarinda yang akan datang, sebab akan menghasilkan gedung yang megah. Namun beberapa pihak juga mulai menilik keamanan bagi para pengunjung maupun pedagang.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengingatkan bahwa bangunan pasar tujuh lantai yang megah tanpa jaminan keselamatan konstruksi yang terjamin bisa menjadi “bom waktu” yang membahayakan.

“Jangan sampai kita hanya bangga dengan bentuknya yang bagus. Kalau dari segi keamanan tidak kuat, ini bisa jadi masalah serius di kemudian hari,” jelasnya.

Meskipun puas dengan progres pembangunan tahap kedua, Deni menekankan bahwa fungsi Pasar Pagi sebagai ruang publik yang ramai mengharuskan penerapan standar teknis konstruksi yang sangat ketat.

“Ini bukan sekadar bangunan. Ini tempat masyarakat mencari nafkah, tempat ekonomi berputar. Keselamatan mereka harus jadi prioritas,” terang Deni.

Tahap kedua revitalisasi Pasar Pagi Samarinda, senilai Rp148,5 miliar, mencakup berbagai pekerjaan, mulai dari penyekatan kios dan instalasi mekanikal elektrikal hingga pemasangan eskalator, pengecatan, dan pengolahan limbah.

Sebelumnya, tahap pertama yang telah selesai menghabiskan anggaran Rp290 miliar, lebih rendah dari perencanaan awal sebesar Rp390 miliar. Tahap ini mencakup pembangunan struktur utama dan fasad gedung.

Pasar modern ini nantinya akan menampung berbagai jenis kios dengan ukuran bervariasi mulai dari 1,2 x 2 meter hingga 4 x 8 meter. Lantai dasar akan digunakan sebagai area parkir yang dapat menampung 104 mobil dan 709 sepeda motor.

Deni berharap, Pasar Pagi tak hanya menjadi lambang kemajuan infrastruktur, tetapi juga menjadi standar baru bagi pasar tradisional yang tertata, bersih, dan aman di Samarinda.

“Pasar Pagi ini bisa jadi role model pasar modern kalau semua aspek diperhatikan. Jangan hanya memikirkan estetika, tapi juga keselamatan dan kenyamanan pengunjung dan pedagang,” pungkas Deni. (ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Berita Terbaru