Rencana Relokasi Lapas Kelas IIA Samarinda ke Bayur Jadi Perhatian Serius DPRD

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Samarinda,  Iswandi

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi

Infonusa.co, Samarinda – Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Samarinda menuju kawasan Bayur kini tengah menjadi sorotan jajaran DPRD Kota Samarinda.

​Pihak legislatif menyayangkan belum adanya koordinasi resmi terkait wacana tersebut, padahal skema yang akan diterapkan melibatkan mekanisme pertukaran aset daerah.

​Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mempertanyakan mengapa hingga kini belum ada pemberitahuan formal yang masuk ke meja dewan. Menurutnya, kebijakan krusial seperti ini idealnya diproses secara transparan melalui mekanisme pemerintahan yang berlaku.

​“Kami sama sekali belum menerima laporan resmi. Harusnya agenda ini dipaparkan melalui OPD terkait, terutama BPKAD yang memegang kendali atas pengelolaan aset daerah,” ungkap Iswandi, Kamis (30/4/2026).

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemerintah Kota Samarinda memproyeksikan lahan sekitar 8 hektare di kawasan Bayur, tepatnya di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Utara, sebagai tempat baru untuk menggantikan lapas yang kini berdiri di Jalan Jenderal Sudirman.

​Skema yang digodok berupa tukar guling aset dengan pemerintah pusat. Nantinya, tanah milik pemkot di Bayur akan ditukar dengan area lapas yang berada di jantung kota.

​Iswandi menegaskan, pada dasarnya DPRD tidak mempermasalahkan sistem tukar menukar aset tersebut. Hanya saja, ia memberi catatan tebal agar proses ini berjalan hati-hati demi mencegah kerugian di sisi pemerintah daerah.

​“Kalkulasi nilai aset wajib dilakukan secara objektif dan terbuka. Lapas yang ada sekarang terletak di area yang sangat strategis, sehingga nilainya pasti sangat tinggi,” tuturnya.

​Ia menambahkan, nilai jual objek pajak maupun harga pasar di pusat kota tentu jauh mengungguli kawasan pinggiran. Oleh sebab itu, aspek proporsionalitas luas tanah ataupun kompensasi nilai pengganti harus dikaji dengan sangat teliti.

​“Jika hitung-hitungannya tidak seimbang, kas daerah yang dipertaruhkan. Sangat mungkin lahan pengganti di Bayur harus diperluas berkali lipat agar nilainya setara dan mampu mengakomodasi pengembangan jangka panjang,” urai Iswandi.

​Di sisi lain, legislator Samarinda ini juga mengingatkan agar eks-lahan lapas di pusat kota nantinya tidak telantar setelah resmi menjadi aset daerah. Pemanfaatannya harus diorientasikan untuk fasilitas publik sekaligus motor baru pendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah).

​Sebagai informasi, proyek relokasi ini digulirkan sebagai solusi konkret mengatasi masalah kelebihan muatan (overcapacity) Lapas Samarinda yang kini melonjak hingga tiga kali lipat dari kapasitas normal, sekaligus menjadi bagian dari penataan estetika tata ruang pusat kota. (san)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB