Program Air Bersih Gratis Masih Abu-Abu, DPRD PPU Desak Kejelasan Skema dan Anggaran

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani

Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani

Infonusa.co, PPU – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyoroti belum jelasnya pelaksanaan program air bersih gratis yang menjadi salah satu janji kampanye Bupati PPU. Ketua Komisi III DPRD PPU, Rusbani, menyatakan pihaknya masih menunggu penjabaran rinci program tersebut, termasuk apakah benar-benar telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kami belum melihat secara menyeluruh apakah program ini tercantum secara utuh dalam RPJMD, atau hanya sebagian,” ujar Rusbani, Rabu (30/4/2025).

Ia menilai istilah “gratis” dalam kebijakan publik harus dijelaskan secara spesifik agar tidak menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda di masyarakat. Menurutnya, program ini seharusnya ditujukan pada segmen tertentu seperti rumah ibadah, sambungan baru bagi keluarga kurang mampu, atau dalam batas konsumsi air tertentu.

“Kalau gratisnya benar-benar tanpa batas, anggaran daerah bisa terdampak signifikan. Estimasi kami, biayanya bisa mencapai Rp43 miliar per tahun,” jelasnya.

Rusbani juga menekankan perlunya batasan dan kriteria yang jelas, seperti halnya program kuliah gratis dari pemerintah provinsi yang disertai persyaratan usia dan domisili. Hal serupa dinilai perlu diterapkan agar subsidi tepat sasaran dan tidak memberatkan APBD.

Ia juga mengingatkan potensi pemborosan jika konsumsi air bersih tidak diatur dengan bijak.

“Jika seluruh masyarakat bebas pakai air tanpa batas, bisa muncul perilaku konsumtif yang tidak mendidik. Ini harus diawasi dengan ketat,” tandasnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB