Posyandu jadi Solusi Penting dalam Pencegahan Stunting dari Usia Dini

- Jurnalis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Damayanti (Ikhsan/Infonusa.co)

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Damayanti (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Damayanti, kembali menekankan pentingnya membawa anak ke posyandu untuk memantau pertumbuhan mereka guna mencegah stunting.

“Saya berharap masyarakat Samarinda dapat memahami pentingnya dalam membawa bayi dan anak mereka ke posyandu,” ujarnya.

Damayanti menjelaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, termasuk dengan pemeriksaan kandungan secara rutin dan perbaikan gizi bagi anak-anak dan ibu hamil.

“Kehamilan adalah periode krusial dalam pencegahan stunting. Ibu hamil harus memperhatikan asupan gizinya,” ucapnya.

Saat ini, upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mencegah stunting menunjukkan hasil positif. Data terbaru menunjukkan angka stunting di Samarinda menurun dari 25,3 persen menjadi 24,5 persen.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan kerja sama yang baik dari Pemkot Samarinda,” tuturnya.

Lebih lanjut, Damayanti berharap bahwa upaya berkelanjutan dapat menurunkan angka stunting di bawah 14 persen dapat tercapai pada tahun ini.

“Kita punya sekitar tujuh bulan lagi untuk mencapai target tersebut. Kerja sama yang baik dan pemahaman masyarakat sangat penting untuk menurunkan angka stunting,” pungkasnya. (Ikshan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB

Foto: Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026.

Pemkab Kukar

Beseprah Erau 2026 Hidupkan Makna Raja Menjamu Rakyatnya

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:29 WIB

Foto: Eksebisi Gulat Tradisional Benjang pada Pembukaan Oltrad Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar

Dispora Kukar Buka Ruang Benjang Tampil di Tingkat Kecamatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:26 WIB