Infonusa.co, Samarinda – Permasalahan sampah tak henti – henti menjadi ajang pendiskusian di kalangan masyarakat Kota Samarinda. Sebab, masih banyaknya sampah yang tidak dapat di kelola dengan baik oleh masyarakat maupun Pemerintah Kota, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda.
Pengelolaan sampah tidak tertangani dengan baik rasanya menjadi permasalahan klasik yang sering datang di tengah tengah masyarakat. Hal ini menundang respon dari salah satu Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar.
Anhar merasa, masalah sampah ini memang perlu penanganan yang begitu besar juga perlu pendataan terkait produksi sampah yang berasal dari Kota Samarinda, sehingga penanganan sampah juga dapat dilakukan secara maksimal.
“Jadi ini masalah ya memang perlu penanganan dari Hulu sampai ke Ilir. Kita harus data kita, produksi sampah kita berapa?, penanganan kita berapa?, personilnya kita bagaimana?, tempatnya kita bagaimana?, manajemen pengelolaan sampah kita ini mau kemana? gitu loh,” tutur Anhar, pada Senin (27/05/2024).
Politisi dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga menganggap penanganan sampah yang dilakukan dengan baik juga akan menghasilkan benefit (keuntungan, red) dan dapat menjadi keuntungan bagi setiap daerah yang memproduksi sampah begitu banyak.
“Yang tadinya tidak punya benefit, tidak punya prospek tiba tiba kita bisa jadikan ada semacam benefit, ada keuntungan daerah, itu yang kita harap sebenarnya,” ucapnya.
Anhar juga menjelaskan, pihaknya ingin yang di tempatkan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menangani sampah adalah orang-orang yang betul – betul memiliki visi tentang manajemen pengelolaan sampah tersebut.
“Yang tadinya sampah ini di anggap hal-hal yang mungkin tidak punya sumbangsih pendapatan tetap, ya bagaimana kita bisa mendapatkan itu,” jelas Anhar.
“Kan semuanya sampah ini hampir bisa menghasilkan, seperti pupuk. Sistem pengelolaan nya pun bagaimana yang profesional dan modern,” tambahnya.
Akhir Anhar, menurut dirinya dengan luas wilayah Samarinda saat ini sangat lucu jika masalah sampah tersebut tidak tertangani dengan baik. Sebab, Anhar melihat tempat pembuangan hanya tinggal disiapkan begitu juga dengan armada yang di rasa cukup. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)










