Perlunya Pengawasan Orang Tua ke Anak Dalam Akses Game Online

- Jurnalis

Senin, 29 April 2024 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda,  Sri Puji Astuti (Ikhsan/Infonusa.co)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda,  Sri Puji Astuti (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, memudahkan anak dalam mengakses berbagai macam informasi yang mereka inginkan melalui koneksi internet, salah satunya adalah game online.

Mudahnya persoalan dalam mengakses hal tersebut tentunya akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan anak, sebab banyak sekali game yang dapat memberikan dampak negatif pada anak.

Dengan melihat hal tersebut, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti menjelaskan walaupun saat ini juga ada game yang dapat memberikan nilai positif terhadap anak, namun ternyata juga banyak sekali game yang dapat memberikan dampak negatif karena tidak mendidik.

“Kalau game itu kan ada yang negatif ada yang positif, kalau yang positif mungkin gapapa ya, tapi saya lihat kebanyakan memang tidak mendidik,” jelas Puji.

Kemudahan akses tersebut tentunya terjadi akibat penggunaan Handphone (HP) yang tak dilarang untuk anak dan tidak adanya pengawasan yang dilakukan orangtua terhadap anak. Sehingga tidak ada filter informasi yang dapat diakses oleh anak-anak saat ini.

Puji mengungkapkan, Pemerintah sudah melakukan sebisa nya untuk mengurangi penggunaan Handphone (HP) untuk anak. Dirinya mengatakan sudah ada regulasi untuk mengurangi penggunaan HP di sekolah bahkan sampai ada sekolah yang melarang penggunaan HP.

“Sudah ada regulasi untuk mengurangi penggunaan HP disekolah bahkan ada yang sampai melarangnya,” ujarnya

Dirinya dengan tegas mengatakan peran penting orang tua juga berpengaruh terhadap perkembangan anak-anak mereka. Dirinya menyarankan, orangtua wajib mengawasi aktivitas anaknya terutama diluar jam sekolah, karena hal tersebut dirasa menjadi tanggungjawab orang tua.

Anggapan tersebut berdasar pada pengalamannya yang melihat banyak sekali cara anak untuk dapat mengakses game maupun internet.

Puji menyampaikan dirinya pernah mendapati dan melihat anak-anak yang keluar dari sebuah warnet di jam istirahat maupun di jam pulang sekolah.

“Kalau saya lihat di dekat SMP 5 di Wijaya Kusuma  itu ada warnet kan, itu kalau jam istirahat atau jam pulang sekolah penuh dengan motor,” ungkap dirinya.

Puji anggap hal tersebut tidaklah baik, sebab yang ia dapati bukanlah anak Sekolah Menengah Atas (SMA) namun anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih terlalu dini untuk banyak menghabiskan waktu mengakses internet.

“Sekitar jam 4 saya lihat yang keluar banyak anak pakai baju sekolah putih biru, bukan putih abu abu malah, masa yang seperti itu yang kita harapkan, kan enggak,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB

Foto: Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026.

Pemkab Kukar

Beseprah Erau 2026 Hidupkan Makna Raja Menjamu Rakyatnya

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:29 WIB

Foto: Eksebisi Gulat Tradisional Benjang pada Pembukaan Oltrad Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar

Dispora Kukar Buka Ruang Benjang Tampil di Tingkat Kecamatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:26 WIB