Perbaikan Drainase Sekolah Jadi Prioritas DPRD PPU untuk Jaga Kegiatan Belajar Siswa

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Pasar Baru – Banjir yang kerap melanda sekolah-sekolah di Penajam Paser Utara (PPU) ketika musim hujan telah menjadi perhatian serius Anggota DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani. Dalam pernyataannya, Bijak menekankan bahwa perbaikan drainase di sekolah-sekolah, khususnya yang sering terdampak banjir, harus menjadi prioritas utama ke depan.

Ia melihat bahwa masalah ini tidak hanya mengganggu aktivitas belajar-mengajar, tetapi juga mempengaruhi pencapaian kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler yang harus diselesaikan dalam batas waktu tertentu.

“Tapi saya pikir ke depan kita harus fokus, karena hal seperti ini bisa mengganggu aktivitas belajar, terutama di musim hujan tertentu, bisa menghambat, bahkan kadang ada siswa yang diliburkan,” kata Bijak.

Masalah banjir di sekolah, menurutnya, sudah berlangsung cukup lama dan harus segera diatasi agar tidak menimbulkan gangguan lebih lanjut pada proses pendidikan siswa.

Bijak menjelaskan bahwa meskipun bagi sebagian siswa, banjir yang memaksa diliburkannya aktivitas sekolah mungkin terlihat menyenangkan, hal tersebut sebenarnya menjadi tantangan serius bagi guru dan pihak sekolah.

Guru-guru di sekolah harus bekerja keras mengejar ketertinggalan kurikulum akibat gangguan banjir. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan bakat siswa juga terhambat ketika sekolah harus diliburkan karena banjir.

“Bagi siswa mungkin senang-senang saja, tapi bagi guru yang harus mengejar ekstrakurikulernya, mengejar kurikulumnya, itu menjadi masalah,” tegas Bijak.

Ia menambahkan bahwa tanggung jawab untuk memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan dengan baik bukan hanya ada di tangan guru, tetapi juga di pihak pemerintah yang bertugas menyediakan infrastruktur pendidikan yang layak.

Dalam hal ini, perbaikan drainase menjadi bagian penting dari infrastruktur yang harus diperhatikan.

Lebih lanjut, Bijak menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, banjir tidak hanya mengganggu kegiatan belajar di dalam kelas, tetapi juga dapat menimbulkan kerusakan pada fasilitas sekolah seperti buku-buku, alat peraga, dan peralatan sekolah lainnya.

Hal ini tentu akan menambah beban bagi sekolah dalam memperbaiki kerusakan yang terjadi, serta mengganggu kegiatan pembelajaran dalam jangka panjang. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB