Pentingnya Edukasi dalam Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2024 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. (Ikhsan/Infonusa.co)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, menyoroti terkait upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda dalam melakukan penanggulangan dan pencegahan penyakit menular dan tidak menular.

Merespon hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan saat ini harus mengetahui terkait penyakit – penyakit  menular sepeti Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS)  dan juga Tuberkulosis (TBC), serta penyakit yang tidak menular lainnya.

“Dalam fokus penanganan penyakit menular, kita akan mengarah pada 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan, termasuk soal HIV AIDS dan TBC,” ujar Puji.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan mengarah kepada fungsi dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) mulai dari promosi preventif, akuratif dan juga rehabilitatif. Kemudian bicara tentang penyakit menular otomatis kaitannya dengan keadaan masyarakat Samarina, khususnya soal kesejahteraan dan juga kemiskinan.

“Nantinya peran dari Pemerintah Kota, Kecamatan dan Kelurahan sampai RT sangat dibutuhkan, dalam memberikan edukasi guna melakukan pencegahan,” ujarnya.

Lanjut Puji, ia menyampaikan persoalan pemberdayaan masyarakat karena terkait promosi preventif itu menekankan kepada soal pencegahannya dalam hal pemberian edukasi kepada masyarakat umum.

“Jadi kita memberi tahu bagaimana cara budaya hidup sehat dan cara melakukan pencegahan penyakit menular seperti HIV AIDS dan TBC,” jelasnya.

“Seperti cara pencegahan penyakit TBC, seperti buang ludahnya seperti ini dan kalau bicara sama orang seperti ini,” lanjutnya.

Adapun penyakit HIV AIDS yang jadi masalah khusus, karena perilaku di dunia modern ini perkembangannya begitu pesat, dan penyebarannya serta penularannya seperti virus begitu cepat.

Lebih lanjut, Puji anggap bukan virusnya yang berkembang, tetapi mental pelaku yang gampang melihat situasi dan kondisi saat ini seperti mudah terjangkit.

“Terkait perilaku – perilaku ini bagaimana kita bisa mengdukasi masyarakat dan memberikan pemahaman kepada mereka guna melakukan sebuah pencegahan. Jadi jangan sampai adanya peningkatan kasus yang terjadi, karena penyakit seperti itu sering terkena kepada generasi muda,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB

Foto: Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026.

Pemkab Kukar

Beseprah Erau 2026 Hidupkan Makna Raja Menjamu Rakyatnya

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:29 WIB

Foto: Eksebisi Gulat Tradisional Benjang pada Pembukaan Oltrad Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar

Dispora Kukar Buka Ruang Benjang Tampil di Tingkat Kecamatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:26 WIB