Pembinaan RPH, RPU, dan Juru Sembelih dalam Penyediaan Sertifikasi Halal dan Higienis

- Jurnalis

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim (Ikhsan/Infonusa.co)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Adanya diskusi bersama cluster Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) serta juru sembelih yakni Juru Sembelih Halal (Juleha) dan Dakwah Sembelih Halal (DSH) terkait Sumber Daya Manusia (SDM) nya yang masih ada belum tersertifikasi Halal dan Higienis.

Dengan diskusi tersebut, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim menyampaikan terkait tempat RPH dan RPU yang dapat memuhi standar haruslah memliki 2 juru sembelih halal yang tersertifikasi Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) atau pernah mengikuti pelatihan sembelih halal.

“Kemudian juga tadi ada RPH milik Pemerintah di Tanah Merah. Intinya untuk membantu iklim halal dan higenis ini di Samarinda itu kita masih sangat kekurangn RPH, RPU yang sudah tersertifikasi halal dan tersertifikasi higenis itu masih kurang,” ungkap Rohim.

Rohim juga menuturkan dalam sertifikasi tersebut hanya baru mengcover 5-10% nya saja. Dirinya juga sampaikan, adanya syarat yang merepotkan dari RPH maupun RPU yang bersertifikasi halal dan higienis tersebut, mulai dari infrastruktur nya, SDM nya dan prosesnya.

Namun, dalam diskusi tersebut cluster yang ada memberikan masukan yakni adanya pembinaan dari Pemerintah Kota, maka dari itu, Rohim telah mengkonfirmasi kepada OPD terkait untuk dapat mensupport iklim halal dan higienis tersebut.

“Jadi sosialisasi kemudian pembinaan dan sosialisasi dan penerbitan sertifikat itu. Nah tadi kita minta Pemerintah lakukan pembinaan kepada RPH dan RPU mandiri, jadi itu di bina sehingga mereka bisa memenuhi standar halal dan higenis,” jelasnya.

Rohim turut nenyertakan jumlah SDM yang sudah tersertifikasi halal mulai dari DSH ada sekutar 300 orang hanya ada sekitar 20 yang tersertifikasi, Juleha  ada sekitar 100 dan baru ada 7 yang tersertifikasi.

“Jadi memang secara SDM juga masih sangat minimal. Makanya ini kan RPU-RPU dan Juru Sembelih ini di bawah Dinas Ketahanan Pangan,” ucapnya.

Akhir Rohim, menginformasikan pihaknya telah meminta Dinas untuk mulai membina mereka, di mulai dari database kemudian pelan pelan mulai di bina. Adanya pembinaan tersebut sebab, memiliki sedikit kerumitan dalam proses untuk sampai memiliki sertifikat halal dan higienis. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB

Foto: Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026.

Pemkab Kukar

Beseprah Erau 2026 Hidupkan Makna Raja Menjamu Rakyatnya

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:29 WIB

Foto: Eksebisi Gulat Tradisional Benjang pada Pembukaan Oltrad Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar

Dispora Kukar Buka Ruang Benjang Tampil di Tingkat Kecamatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:26 WIB