Pansus IP DPRD Kaltim Masa Kerjanya Berakhir, Ini Rekomendasi Tindak Lanjut yang Diterbitkan

- Jurnalis

Senin, 8 Mei 2023 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan (IP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) masa kerjanya telah berakhir, Pansus terbitkan rekomendasi tindak lanjut terkait kasus 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu.

“Saat ini masa kerja Pansus Investigasi Pertambangan resmi berakhir, dengan mengeluarkan beberapa rekomendasi, salah satunya untuk ditindaklanjuti oleh Polda Kaltim,” ungkap M. Udin, Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim saat diwawancarai awak media usai Rapat Paripurna ke-14 DPRD Kaltim di Gedung Utama Paripurna (B), Samarinda, Senin (8/5/2023).

Ia memaparkan bahwa, beberapa rekomendasi yang pihaknya sampaikan, antara lain adalah untuk mendorong pihak berwajib dalam hal ini Kepolisian Daerah (Polda) untuk menuntaskan kasus 21 IUP Palsu secara transparan, agar publik bisa memahami dengan jelas.

Selain itu, Pansus IP juga mendorong Polda Kaltim untuk memberikan pengumuman kepada publik terkait tersangka utama dalam kasus pemalsuan surat pengantar 21 IUP yang ditujukan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Rekomendasi berikutnya, kami meminta kepada pihak Polda Kaltim untuk selalu berkordinasi kepada DPRD Kaltim terkait proses perkembangan perizinan persoalan pemalsuan 21 IUP,” sebut M. Udin yang juga Anggota Komisi I DPRD Kaltim.

Anggota Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga meminta kepada Unsur Pimpinan DPRD Kaltim untuk menunjuk Komisi I yang membidangi masalah perizinan dan hukum, mengawal proses penyidikan lanjutan terkait kasus 21 IUP Palsu yang dilakukan oleh Polda Kaltim.

Rekomendasi Pansus IP yang lain, kata M. Udin, pihaknya menghimbau agar Pimpinan DPRD Kaltim berkoordinasi kepada Gubernur agar menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk memperbaiki sistem administrasi surat menyurat di  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, agar kesalahan serupa seperti kasus penerbitan surat pengantar perihal penerbitan izin 21 IUP palsu ini tak terulang kembali.

Diterangkannya, selama jalannya proses penyidikan Pansus IP juga meminta Dinas ESDM untuk selalu berkordinasi dengan Kementerian ESDM ihwal surat pengantar yang di dalamnya terdapat 21 IUP palsu yang ingin melanjutkan proses penebitan Minerba Online Data Indonesia (MODI) dan Minerba Online Map Indonesia (MOMI) di Kementerian ESDM supaya izin 21 IUP tersebut tidak diterbitkan.

“Kami juga meminta kepada Kementerian ESDM, Inspektur Pertambangan dan  Dinas ESDM untuk melakukan pengawasan kepada 21 IUP palsu tersebut, agar tidak beroperasi sebelum izin resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM berdasarkan peraturan perundang-undangan,” tutup M. Udin. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru