Infonusa.co, Samarinda — Dalam beberapa waktu yang lalu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar kegiatan jalan santai di halaman Samarinda Square. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Fuad Fakhruddin.
Kegiatan tersebut tak hanya menjadi ajang olahraga sehat, tetapi juga sarana edukasi bagi warga Samarinda mengenai pentingnya mengawasi proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 agar berjalan tertib dan demokratis.
Fuad berikan penegasan terkait edukasi kepada masyarakat tentang pengawasan pemilu yang sangat penting dan juga untuk mencegah berbagai praktik yang menciderai demokrasi, seperti politik uang, isu SARA dan ujaran kebencian.
“Seperti yang disampaikan oleh anggota Bawaslu Kaltim, warga Samarinda harus bisa menolak Money Politik, SARA, dan ujaran kebencian,” jelas Fuad.
Dirinya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi Pilkada serta mempererat sinergi antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat.
Acara jalan santai dimulai dari Lapangan Parkir Samarinda Square dan berakhir di tempat yang sama, dengan Fuad Fakhruddin dan Plh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan, yang mengibarkan bendera start untuk memulai kegiatan. Ratusan peserta antusias mengikuti jalan santai ini.
Usai menyelesaikan rute, peserta disambut dengan penarikan doorprize yang disiapkan panitia. Hadiah menarik seperti sepeda listrik, kulkas, televisi dan berbagai hadiah lainnya menambah kemeriahan acara.
Selain Fuad dan Ahmad Firdaus, acara ini juga dihadiri perwakilan dari berbagai lembaga, termasuk Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim, perwakilan Bawaslu Kaltim, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Badan Intelijen Negara Daerah Kaltim, serta Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim.
Dengan kegiatan ini, Bawaslu Kaltim dan para pemangku kepentingan berharap partisipasi masyarakat dalam Pilkada mendatang semakin meningkat, sekaligus tercipta pemilu yang bersih dan adil di Kalimantan Timur.
(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim)









