Lebih Dari Separuh Kasus 21 IUP Palsu Terindikasi Benar

- Jurnalis

Rabu, 3 Mei 2023 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji. (Foto: infonusa.co/ARF)

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Polemik pengungkapan Kasus 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batu Bara yang diduga palsu di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) sedang dalam proses penyidikan oleh pihak yang berwajib.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Seno Aji mengatakan, saat penyampaian laporan akhir kerja Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan (IP) akan memberikan catatan rekomendasi kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat supaya 21 IUP ini bisa di cermati satu persatu.

Sebab, ujar Seno, salah satu faktor yang melatarbelakangi dibentuknya Pansus IP DPRD Kaltim adalah untuk menguak kasus 21 IUP Batu Bara palsu di Benua Etam.

“Kalau 21 IUP ini sekarang sudah ditangani oleh pihak yang berwajib, tapi tidak ada salahnya kalau kita memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Supaya 21 IUP ini bisa dicermati satu persatu,” kata Seno kepada para awak media, Rabu (3/05/2023).

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menilai kinerja Aparatur Penegak Hukum (APH) sudah sesuai jalurnya. Pengungkapan kasus 21 IUP palsu ini juga sudah sesuai dengan prosedur/aturan yang berlaku sehingga jangan sampai menjadi penghambat baru untuk perusahaan melakukan produktifitas pertambangan.

“Tapi kalau tidak sesuai, itu yang kita minta supaya ada, dari pemerintah pusat apakah nanti mencabut IUP tersebut atau bagaimana. Sesuai dengan penindakannya, jadi Pansus IP (Investigasi Pertambangan) ini on target,” jelas Seno Aji.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara (Kukar) itu menjelaskan, bahwa dalam waktu dekat masa kerja tim Pansus IP segera berakhir. Agenda terakhir, Pansus IP menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama beberapa pihak terkait di Balikpapan. Terakhir, baru membuat laporan untuk disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim.

Lebih lanjut, dipaparkan Seno, RDP yang digelar Pansus IP di Balikpapan itu mengungkap jumlah IUP yang benar benar atau palsu dari total Kasus 21 IUP tersebut. Ia menyampaikan, bocoran yang terindikasi benar kemungkinan lebih dari separuh.

“Terindikasi benar kemungkinan lebih dari separuh yah, tapi saya belum membaca detail, nanti setelah kita dapatkan hasilnya, setelah itu baru kita paripurna kan. Yang terindikasi benar (palsu) ada lebih dari 10,” tandasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran
Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang
Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim
Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB