Komisi II Minta Pemprov Segera Rombak Struktur Pengurus Perusda yang Tak Produktif

- Jurnalis

Senin, 27 Maret 2023 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Foto: Infonusa.co/ARF)

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Foto: Infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono, terus menyuarakan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim segera menangani Perusahaan Daerah (Perusda) yang bermasalah dan tak produktif.

Tiyo (sapaan akrab Nidya Listiyono, Red.) mengungkapkan salah satu contoh Perusda yang tidak jelas kinerjanya aalah PT Agro Kaltim Utama. Dimana diketahui bahwa Perusda ini mengalami kekosongan kepemimpinan sebab direksinya terjerat kasus korupsi.

Dampaknya, ujar Tiyo, kekosongan jabatan tak dapat terhindarkan dan yang jelas aktivitas produktif Perusda jadi tenggelam. Seolah menemui jalan buntu solusi dari Pemprov Kaltim, Nidya Listiyono menekankan agar pemerintah secepatnya dapat menentukan pengganti dari pimpinan sebelumnya untuk menjalankan Perusda ini supaya dapat beroperasi menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kaltim.

“PT AKU ini kan sudah mati suri, terus barang itu mau diapain. Kalau bisa dijalankan prosesnya bentuk kepengurusan baru,” tegasnya, saat diwawancarai awak media, Senin (27/3/2023).

Sebelum mengganti dengan struktur kepengurusan yang baru, Politisi Partai Golongan Karya ini menekankan agar Pemprov Kaltim dapat melakukan analisa terlebih dahulu terkait dengan bidang usaha dari perusahaan milik negara tersebut. Hal ini bertujuan untuk menilai usaha yang dijalankan ini memiliki potensi untuk mengeruk keuntungan atau tidak sama sekali.

“Harus direview dulu sebelum menentukan, tujuannya bisa kita tahu dibidang usaha yang ditekuni apakah masih ada potensi. Kemudian coba dilihat apa kelemahannya dan apa kekuatannya, sehingga kita bisa mengetahui apa kebutuhannya,” ucapnya.

Getolnya Ketua Komisi II DPRD Kaltim ini dalam menyuarakan produktifitas Produktivitas tidak terlepas dari target adanya peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim. Jika benar-benar optimal di semua sektor, Tiyo mengklaim ada potensi peningkatan APBD di 2023 hingga Rp 20 Triliun.

“Bahkan tak menutup kemungkinan besaran APBD Kaltim 2024 bisa mencapai Rp 30 Triliun jika potensi ini bisa dimaksimalkan,” tutupnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru