Komisi II: Jangan Pertahankan Perusda yang Tak Memberikan Keuntungan Bagi PAD

- Jurnalis

Selasa, 21 Maret 2023 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Foto: InfoNusa.co/ARF)

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Foto: InfoNusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono minta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak mempertahankan Perusahaan Daerah (Perusda) yang tidak memberikan keuntungan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi awak media usai mengikuti jalannya Rapat Paripurna ke-10 DPRD Kaltim, Selasa (21/3/2023).

Peningkatan PAD terus diupayakan, ujar Tiyo (sapaan akrab Nidya Listiyono, Red.), saat ini DPRD Kaltim sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) retribusi dan pajak yang merupakan salah satu sumber utama PAD Kaltim yang potensial dan kongkret serta harus diperhatikan dengan seksama.

Selain itu, peran pihak ketiga dalam kerjasama juga turut memberikan sumbangsih yang besar terhadap peningkatan PAD Kaltim. Oleh sebab itu, Perusda harus memaksimalkan kinerja bersama pihak ketiga yang bekerjasama.

Mengenai hal tersebut, Tiyo menegaskan supaya pihak ketiga yang bekerjasama dengan pemerintah daerah, agar bisa dievaluasi dan di screening terkait dengan analisis tingkat keuntungan dan kontribusi yang diberikan.

“Jangan sampai, Perusda yang tak memberikan keuntungan bagi PAD Kaltim justru masih dipertahankan keberadaannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Tiyo, kerjasama bisnis yang dibangun haruslah benar-benar menguntungkan. Tidak boleh ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Dirinya meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim agar dapat menekan Perusda dan pihak yang kerjasama untuk bekerja maksimal demi peningkatan PAD Kaltim.

“Ya kalau ada kerjasama yang merugikan, ngapain kita kerjasama. Pemerintah harus turun dong kalau sudah seperti itu, intervensi pihak ketiga yang tidak memberikan kontribusi terhadap PAD Kaltim,” tandasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru