Ketua Senat Mahasiswa cacat administarasi, Degradasi Kepemimpinan Senat Universitas UINSI Samarinda

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2024 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Samarinda – Seluruh organisasi mahasiswa (ORMAWA) Universitas Islam negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda telah selesai melaksanakan tahapan musyawarah mahasiswa yang di dalamnya membahas terkait laporan pertanggungjawaban dari Dewan Eksekutif mahasiswa dan senat mahasiswa tingkat universitas dan di lanjutkan dengan pemilihan ketua senat mahasiswa periode 2024-2025.

Proses musyawarah mahasiswa UINSI tersebut mengalami problematika tersendiri. Problematika tersebut terjadi karena melihat daripada kondisi forum yang selalu saja tidak memenuhi quorum, sangat amat di sayangkan padahal forum tersebut adalah forum kedaulatan tertinggi mahasiswa.

Tak hanya sampai di situ, pemilihan ketua Senat Mahasiswa tingkat universitas pun menuai sorotan dimana kandidat yang mencalonkan tersebut ternyata cacat dalam salah satu persyaratan, yakni IPK calon tersebut ternyata di bawah 3.25 tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati para delegasi ormawa diforum musma.

Lebih lanjut yang diterangkan oleh Rahman Fadhil selaku peserta forum pada musma menerangkan bahwa seharusnya kandidat tersebut di gugurkan di karenakan tidak memenuhi persyaratan sebagai calon ketua senat mahasiswa uinsi Samarinda.

“Saya pun amat menyayangkan hal tersebut terjadi karena seharusnya presidium sidang hanya bertugas untuk memeriksa pemberkasan calon, kalau kemudian di temukan pemberkasan paslon yang tidak memenuhi persyaratan seharusnya presidium langsung menggugurkan calon tersebut bukan malah bertanya kembali kepada forum. Bagi saya ini adalah bentuk Melangkahi aturan yang telah di sepakati bersama, dan mengkerdilkan standarisasi kompetensi seorang pemimpin. Jelas Rahman Fadhil Mahasiswa Fakultas Syariah.

Ketua Umum Dema Syariah Gusti Muhammad Haikal mengatakan, problematika Ormawa Uinsi Penuh dengan Drama dan penuh dengan pelanggaran Konstitusi. “Paradigma Terbangun hari ini Otoritas terlalu banyak intervensi Organisasi Mahasiswa sehingga tidak sehatnya Pemilihan Raya UINSI Dema dan Sema Dari tingkatan Fakultas dan Institut, Begitulah fenomena yang terjadi,” tuturnya.

Berita Terkait

Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul
Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM
Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda
Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur
Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar
DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU
Momentum HUT ke-52, Caretaker DPD KNPI Kaltim Gelar Dialog & Sarahsehan
Berita ini 853 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:15 WIB

Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:51 WIB

Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:21 WIB

Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:41 WIB

Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur

Berita Terbaru