Ketua DPRD PPU Dorong Penyesuaian Pelatihan BLK dengan Potensi Daerah

- Jurnalis

Minggu, 8 September 2024 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan peningkatan kebutuhan tenaga kerja terampil, Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diharapkan mampu memberikan pelatihan yang tepat sasaran dan relevan dengan kondisi lokal.

Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menekankan bahwa pelatihan yang diadakan oleh BLK harus difokuskan pada kebutuhan prioritas daerah, agar investasi yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan pelatihan dapat memberikan dampak yang maksimal bagi masyarakat.

“Kalau bicara BLK secara umum, tentu ada berbagai jenis pelatihan yang bisa diberikan. Namun, konteksnya di PPU saat ini adalah kita harus menentukan mana yang harus menjadi prioritas,” ungkap Raup Muin.

Menurutnya, meskipun banyak pelatihan yang dapat diselenggarakan, efektivitas BLK akan lebih tinggi jika pelatihannya disesuaikan dengan sektor-sektor yang menjadi prioritas di PPU.

Raup menjelaskan bahwa tidak semua pelatihan yang relevan di daerah lain akan cocok diterapkan di PPU. Setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi dan kebutuhan tenaga kerja yang berbeda, sehingga penting untuk mengidentifikasi sektor mana yang memerlukan tenaga kerja terampil lebih cepat.

Ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan pelatihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan lokal akan membuang sumber daya dan waktu yang berharga.

“Kami sangat mendukung adanya BLK, tetapi kita harus mengukur respon dan kebutuhan,” kata Raup.

Lebih lanjut, Raup menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten PPU dan DPRD perlu bekerja sama dalam menentukan prioritas pelatihan yang sesuai dengan potensi daerah.

Saat ini, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang berlangsung di dekat PPU menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan pelatihan apa yang harus diprioritaskan.

Sektor konstruksi, misalnya, memerlukan tenaga kerja terampil dalam berbagai bidang seperti operator alat berat, tukang bangunan, hingga manajemen proyek. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru