Kelangkaan Gas LPG, Menjadi Permasalahan bagi Semua Masyarakat Samarinda

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri (Ikhsan/Infonusa.co)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Masyarakat Kota Samarinda saat ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan Tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kilogram. Hal ini diduga disebabkan oleh tingginya permintaan, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.

Hal tersebut pun menimbulkan berbagai reaksi dari para legislator, seperti Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Novi Marinda Putri. Ia menyampaikan bahwa masalah kelangkaan Gas 3 Kg LPG ini bukan hanya terjadi di Kota Samarinda saja, namun di semua daerah juga itu memiliki permasalahan yang sama.

Saat ini Komisi II DPRD Kota Samarinda sudah beberapa kali memanggil dari pihak Pertamina sendiri, untuk bisa menanyakan persoalan ini dan mungkin dalam minggu – minggu ini kita akan kembali memanggil dari pihak Pertamina.

“Permasalahannya itu tetap sama, pasti menjual tidak tepat sasaran, seperti pedagang – pedangan besar mereka rata – rata bebas membeli, siapa pun yang punya gas 3 kg LPG itu dia boleh membeli gas kan berarti dan disitu tidak ada aturan,” ujar Novi saat diwawancarai oleh awak media, pada Rabu (05/06/2024)

Novi mengungkapkan bahwa kedepan nantinya itu dapat di regulasi atau dibuatkan aturan terkait siapa saja yang boleh memakai gas ini, karena yang kita tahu seperti pedagang – pedangan besar mereka pastinya mempunyai duit lebih untuk memborong dan menyimpan stok gas 3 Kg LPG.

“Ya nanti kedepan kita harap ada regulasi yang jelas dan juga bisa tepat sasaran, karena kalau tidak masyarakat pastinya panik dengan terjadinya kelangkaan gas dan akhirnya mereka kalang kabut untuk nyetok gas tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Novi juga menuturkan dalam minggu ini akan segera memanggil dari pihak Pertamina guna menanyakan permasalahan tersebut terjadi karena apa. Ia membeberkan sebelumnya saat kita panggil dari pihak Pertamina informasi yang disampaikan yaitu kuota yang ada tetap sama, namun agen-agen yang di bawah itu menjualnya bebas dan tidak ada batasan.

“Nah karena hal tersebut pedagang – pedagang dan warung – warung besar yang seharusnya tidak boleh menggunakan tabung gas 3 Kg LPG ternyata mereka masih memakai itu,” tuturnya.

Kedepan kita akan coba berdiskusi dulu dengan pihak Pertamina kalau jika memang nantinya akan kita buatkan aturan, apakah kedepan aturan tersebut dapat dijalankan.

“Karena masalahnya kita bikin aturan pun kadang – kadang tidak  dijalankan, makanya saat ini kita berusaha agar agen-agen itu tidak menjual bebas dan harus ada syarat – syaratnya terkait orang yang bisa mendapatkan gas tersebut,” pungkasnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru