Kawal Sensus Ekonomi 2026, Novan Ingatkan Pentingnya Validitas Data untuk Cetak Biru Pembangunan

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronnie Passie

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronnie Passie

Infonusa.co, Samarinda – Kalangan legislatif Kota Samarinda menaruh harapan besar pada kesuksesan agenda Sensus Ekonomi 2026. Pihak dewan mendesak agar momentum sepuluh tahunan ini melahirkan basis data yang benar-benar valid dan presisi guna menjadi kompas utama dalam menelurkan regulasi pembangunan kota.

​Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menggarisbawahi bahwa output dari sensus ini tidak boleh sekadar berakhir sebagai tumpukan laporan statistik di atas kertas. Hasil pendataan tersebut wajib memiliki nilai guna yang konkret bagi proyeksi perencanaan ekonomi makro maupun mikro oleh pemerintah.

​“Keakuratan data yang dihimpun menjadi poin krusial. Angka-angka tersebut harus mampu memotret realitas di lapangan secara objektif, sehingga kebijakan fiskal maupun pembangunan yang diambil pemkot bisa tepat sasaran,” ungkap Novan.

​Politisi ini turut mengapresiasi sekaligus mendukung penuh langkah Badan Pusat Statistik (BPS) yang gencar melangsungkan sosialisasi hingga menyentuh level pelaku usaha mikro di tingkat kelurahan. Langkah jemput bola ini dinilai penting agar jangkauan potret ekonomi daerah menjadi lebih inklusif.

​Novan mengingatkan bahwa Sensus Ekonomi merupakan instrumen yang sangat strategis dalam membaca arah navigasi pertumbuhan daerah. Mengingat kegiatan serupa terakhir kali dihelat pada satu dekade lalu, yakni tahun 2016, maka data terbaru ini sangat dinantikan.

​“Lewat sensus ini, pemerintah, kalangan akademisi, investor, hingga masyarakat umum dapat mengevaluasi serta melihat secara gamblang bagaimana dinamika dan pergeseran roda ekonomi Samarinda dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir,” urainya.

​Selaras dengan hal itu, Kepala BPS Samarinda, Supriyanto, membeberkan bahwa masa operasional pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini dijadwalkan bergulir sepanjang Mei hingga Agustus 2026, dengan target responden seluruh pelaku usaha dari skala mikro hingga korporasi besar.

​Ia merincikan teknis pengumpulan data, di mana untuk sektor korporasi atau perusahaan berskala besar akan diarahkan menggunakan platform digital pada bulan Juni. Sementara itu, untuk verifikasi dan pencacahan langsung di lapangan oleh petugas akan dimulai serentak pada 15 Juni sampai 31 Agustus 2026.

​“Formulasi sensus periode ini didesain jauh lebih komprehensif. Kami akan menyisir berbagai klaster usaha secara mendalam, termasuk mengintegrasikan aktivitas hilirisasi atau produk turunan dari sektor agraris,” jabar Supriyanto.

​Ia memberikan gambaran, masyarakat yang tidak sekadar berprofesi sebagai petani yang menjual bahan mentah, melainkan juga mengembangkannya menjadi komoditas olahan bernilai ekonomis tinggi—seperti industri rumahan keripik—akan ikut terekam dalam database sensus.

​“Jadi, cakupan radar pendataan kami tidak hanya berhenti pada sektor hulu atau produksi primer saja, melainkan ekosistem usaha pengolahan di hilir juga akan terdokumentasikan secara rinci,” punkasnya. (San)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB