Jelang Pemekaran, DPRD Minta Disdukcapil PPU Maksimalkan Pendataan Penduduk

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD PPU, Irawan Heru

Anggota Komisi I DPRD PPU, Irawan Heru

Infonusa.co, PENAJAM – Menyongsong rencana pemekaran wilayah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendesak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk meningkatkan akurasi data kependudukan. Pendataan yang valid dinilai krusial agar sesuai dengan batas administratif baru yang tengah dirancang.

Anggota Komisi I DPRD PPU, Irawan Heru, menyebut masih banyak penduduk non-lokal yang belum terdata secara resmi, termasuk mereka yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti e-KTP. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi perencanaan pembangunan dan kebijakan publik.

“Disdukcapil harus lebih proaktif, jemput bola ke lapangan. Banyak warga sudah bertahun-tahun tinggal di PPU, tapi belum tercatat sebagai penduduk resmi,” kata Irawan, belum lama ini.

Ia mencontohkan banyaknya pekerja dari luar daerah yang menetap di PPU namun masih menggunakan identitas asal. Hal ini berdampak langsung pada ketepatan data dan bisa menyebabkan kebijakan yang tak tepat sasaran.

Menurutnya, keberadaan warga pendatang harus tercermin dalam data resmi agar pemerintah daerah mampu menyesuaikan pelayanan publik secara proporsional. Validasi data tersebut juga menjadi syarat utama dalam pembagian anggaran, penyaluran bantuan sosial, hingga perencanaan infrastruktur pasca-pemekaran.

“Pemekaran wilayah tidak hanya soal membagi peta, tapi menyiapkan fondasi data yang presisi. Kalau tidak, kita hanya menebak-nebak kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

DPRD mendorong Disdukcapil untuk membuka layanan langsung di kawasan padat penduduk dan area permukiman pekerja.

“Agar mempercepat proses pendataan dan perekaman identitas,” tutupnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB