Hariyono Dorong Kolaborasi Total Hadapi Masa Panen Kedua: Aspirasi Petani Harus Dijawab Nyata

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, PENAJAM — Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hariyono, mengungkapkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan masa panen kedua tahun ini. Menurutnya, berdasarkan serapan aspirasi masyarakat di sejumlah wilayah seperti Giripurwa, Sidorejo, dan Petung, para petani masih sangat membutuhkan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), terutama jenis hand tractor.

“Beberapa aspirasi yang kami tampung langsung dari warga, terutama petani, menunjukkan kebutuhan akan alsintan masih tinggi. Di Giripurwa misalnya, mereka sangat membutuhkan hand tractor untuk mendukung produktivitas pertanian,” ujar Hariyono, yang akrab disapa Ion, Sabtu (12/04/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, wajib merespons aspirasi ini secara konkret. Terlebih, kebutuhan pertanian saat ini beririsan langsung dengan agenda nasional, yakni swasembada pangan, yang menjadi program utama Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Tentu ini bukan semata masalah teknis, tapi bagian dari komitmen kita terhadap program strategis nasional. Swasembada pangan tidak bisa dicapai kalau alat kerja petani masih minim,” tambahnya.

Ion juga menyoroti perlunya komunikasi aktif antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para petani. Ia menilai banyak masalah di lapangan sebenarnya bisa diantisipasi lebih dini jika pola komunikasi dan koordinasi diperkuat.

“Ini soal kemauan semua pihak. Koordinasi, penyampaian kebutuhan yang jelas, dan tentu evaluasi berkala agar tidak ada yang tertinggal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong dilakukannya monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, khususnya terhadap kualitas lahan, ketersediaan bibit, dan pola tanam. Menurutnya, data lapangan yang valid sangat penting untuk menentukan arah kebijakan pangan yang lebih presisi.

“Kalau tidak dimonitor, bagaimana kita tahu kualitas bibit atau lahan? Evaluasi itu penting, supaya hasil panen kita bukan hanya melimpah, tapi juga berkualitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB