Fraksi Gerindra Desak Percepatan Status RS Tipe D di Babulu, Akses Layanan Kesehatan Dinilai Mendesak

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara Fraksi Gerindra, Sujiati

Juru bicara Fraksi Gerindra, Sujiati

Infonusa.co, Penajam– Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong percepatan peningkatan status UPT Puskesmas Babulu menjadi Rumah Sakit Daerah (RSD) Tipe D. Usulan ini disampaikan dalam rapat paripurna bersama pemerintah daerah, Selasa (8/7/2025), sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Juru bicara Fraksi Gerindra, Sujiati, menegaskan bahwa lonjakan jumlah kunjungan pasien dari Babulu ke RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) menunjukkan kebutuhan mendesak akan peningkatan kapasitas layanan medis di wilayah tersebut.

“Data menunjukkan Babulu mencatat kunjungan pasien tertinggi ke RSUD RAPB. Artinya, wilayah ini sangat membutuhkan peningkatan fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Sujiati menilai, penguatan infrastruktur kesehatan di Babulu bukan hanya relevan dari sisi kebutuhan, tetapi juga merupakan bagian dari janji politik kepala daerah yang sepatutnya segera direalisasikan.

Ia menambahkan, jika status Puskesmas Babulu ditingkatkan menjadi RS Tipe D, fasilitas tersebut tidak hanya melayani masyarakat lokal, tetapi juga akan memberikan manfaat bagi warga di wilayah perbatasan Kabupaten Paser.

“Respon masyarakat sangat tinggi terhadap rencana ini. Maka, kehadiran rumah sakit ini menjadi solusi penting untuk pelayanan kesehatan, baik yang bersifat dasar maupun lanjutan,” katanya.

Fraksi Gerindra juga menyoroti letak geografis Babulu yang strategis karena berada di jalur jalan provinsi. Hal ini dinilai menjadi nilai tambah dalam pengembangan rumah sakit skala regional.

“Langkah awal seperti studi kelayakan sebaiknya segera dilakukan. Pemerintah daerah jangan menunda jika memang anggaran tersedia,” tegas Sujiati.

Ia menekankan, proses perencanaan tidak harus menunggu tahun anggaran baru. Jika persiapan dimulai lebih awal, maka realisasi bisa lebih cepat.

“Ini menyangkut hak dasar warga. Bila ada peluang puskesmas pembantu naik status, sudah sepatutnya didorong demi peningkatan layanan publik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru