DPRD Tekankan Pelatihan BLK di PPU Harus Fokus pada Sektor Unggulan

- Jurnalis

Selasa, 10 September 2024 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dianggap sebagai langkah penting untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal. Namun, Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menegaskan bahwa jenis pelatihan yang dilakukan di BLK harus disesuaikan dengan potensi yang ada di wilayah PPU.

Ia menekankan pentingnya pemilihan pelatihan yang tepat guna dan relevan dengan kebutuhan tenaga kerja di daerah, seperti pelatihan welding, mekanik, dan bubut yang dianggap memiliki prospek besar.

“Jadi, kita harus menyesuaikan kebutuhan pelatihan dengan potensi yang ada di wilayah kita,” ujar Raup, menyoroti bahwa PPU memiliki kekayaan potensi yang bisa dikembangkan melalui program pelatihan yang tepat sasaran.

Raup menyatakan bahwa kehadiran BLK sangat penting, tetapi ia juga mengingatkan bahwa perencanaan yang matang diperlukan sebelum memutuskan jenis pelatihan apa yang akan diselenggarakan. BLK, menurutnya, tidak bisa hanya mengadakan pelatihan umum tanpa mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan potensi unggulan yang ada di PPU.

“Namun, BLK di PPU itu sangat dibutuhkan. Tetapi, kita harus melihat persoalan terlebih dahulu, seperti jenis pelatihan yang ingin dilakukan di BLK,” lanjut Raup.

Ia menjelaskan bahwa tidak semua jenis pelatihan harus dilakukan di BLK, karena kebutuhan tenaga kerja di PPU sangat beragam dan spesifik. Oleh karena itu, pemilihan pelatihan harus dilakukan dengan cermat, sesuai dengan sektor-sektor yang memiliki potensi besar untuk berkembang di PPU.

Raup menyebutkan beberapa bidang yang dianggap sangat potensial untuk dilatih, seperti welding (pengelasan), mekanik, dan bubut.

Bidang-bidang ini, menurutnya, memiliki relevansi yang kuat dengan industri yang sedang berkembang di sekitar PPU, terutama terkait dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan membutuhkan banyak tenaga kerja terampil di bidang konstruksi dan industri berat.

“Tidak semua pelatihan harus dilakukan di situ, karena ada banyak bidang yang bisa dilatih, seperti welding, mekanik, bubut, dan lain-lain,” pungkasnya. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB