DPRD Samarinda Akan Pastikan Proyek Citra Niaga Tak Ada Kecacatan Sebelum Disahkan

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. 

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. 

Infonusa.co, Samarinda – Proyek pembangunan di Citra Niaga saat ini menuju penyelesaian. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu dikoreksi terutama persoalan genanagan air pada jalan yang ada Citra Niaga.

Sehingga dari persoalan tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim, akan mengusut masalah genangan air di Citra Niaga yang dikerjakan oleh kontraktor.

Hal itu didasari, lantaran sebelum serah terima proses pembenahan selesai, ada jangka 1-2 bulan yang menjadi waktu untuk pengecekan proyek, jika didapat adanya temuan perlu untuk melakukan pembongkaran.

Pria yang akrab disapa Rohim ini, merasa genangan air di Citra Niaga menjadi bahan evaluasi bagi kontraktor. Karena, jangan sampai ketika akan diserahkan ternyata di luar dari harapan.

“Desain lantai yang menjadikan genangan itu harus dibongkar,” tutur Rohim.

Rohim menyebut bahwa dalam kontrak perjanjian sudah dipastikan tidak diinginkan adannya kecacatan, terlebih lagi Citra Niaga menjadi pusat perbelanjaan bagi masyarakat Kota Tepian, yang bisa mendapatkan PAD Samarinda.

“Pasti semua harus sesuai dengan desain yang disepakatai,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemkot Samarinda perlu mengawasi lebih lanjut, jika masih ditemukan kerusakan karena disebabkan kontraktornya, maka harus diperintahkan untuk memperbaiki.

“Pemkot juga harus lakukan pengawasan dan ketika ada temuan harus ads tindakan tegas,” tutupnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Momen pemotongan tumpeng dalan rangka Hari Tani oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

GENCARKAN Jadi Ruang Edukasi Keuangan bagi Petani di Kukar

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:37 WIB

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB