DPRD PPU Soroti Tantangan Perpustakaan di Era Digital, Dorong Inovasi Layanan Literasi

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mahyudin

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mahyudin

Infonusa.co, Penajam– Di tengah gelombang digitalisasi yang semakin masif, keberadaan perpustakaan konvensional menghadapi tekanan untuk beradaptasi. Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mahyudin, menilai perlu strategi khusus agar perpustakaan tetap relevan dan mampu menjaga budaya literasi di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

“Teknologi informasi telah mengubah cara orang mengakses pengetahuan. Gawai dan media digital kini lebih diminati dibandingkan buku fisik,” ujarnya, Minggu (29/6/2025).

Menurut Mahyudin, perpustakaan harus merespons perubahan ini dengan pendekatan yang seimbang. Digitalisasi layanan perlu diintegrasikan tanpa menghilangkan fungsi konvensionalnya sebagai pusat literasi berbasis buku cetak.

“Harus bisa menggabungkan antara digital dan konvensional. Jadi ada keseimbangan yang menjaga semangat membaca tetap hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan dan akreditasi perpustakaan, termasuk penyediaan akses bacaan digital yang mudah dijangkau masyarakat.

“Peningkatan kualitas layanan itu penting. Bacaan digital harus tersedia, supaya masyarakat punya banyak pilihan,” kata Mahyudin.

Selain transformasi layanan, ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk menanamkan budaya literasi sejak usia dini. Menurutnya, literasi adalah fondasi penting yang tidak boleh hilang di tengah arus zaman.

“Kalau tidak diantisipasi, budaya membaca bisa tergeser. Kita harus hadirkan perpustakaan yang adaptif, supaya tetap eksis dan dicintai generasi sekarang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB