DPRD PPU Soroti Kafe Jalanan, Minta Pemerintah Segera Tata Lokasi Khusus

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron

Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron

Infonusa.co, PENAJAM — Menjamurnya kafe jalanan di sejumlah titik pusat kota Penajam Paser Utara (PPU) menarik perhatian DPRD setempat. Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron, menyampaikan bahwa keberadaan kafe-kafe tersebut memang memberikan warna baru dalam aktivitas warga, namun tetap perlu ditata agar tidak menimbulkan konflik di ruang publik.

“Sementara ini tidak jadi masalah karena aktivitas masyarakat belum terlalu padat. Tapi kalau sudah ramai, potensi gesekan pasti muncul,” ujar Thohiron, Selasa (24/6/2025).

Ia mengingatkan, penggunaan trotoar atau bahu jalan sebagai lokasi usaha bisa memicu keluhan, terutama dari pengguna jalan atau warga sekitar yang merasa ruang publiknya terganggu.

“Kalau pakai fasilitas umum terus menerus, lama-lama bisa ada pihak yang merasa dirugikan. Harus ada solusi jangka panjang,” katanya.

Beberapa titik yang kini menjadi lokasi favorit kafe jalanan di antaranya berada di belakang Mapolres PPU, belakang Taman Rozeline, dan samping Masjid Islamic Center PPU. Lokasi ini dinilai strategis karena dekat pusat pemerintahan dan ramai pengunjung.

Meski suasana santai dan terbuka menjadi daya tarik tersendiri, Thohiron menekankan bahwa pemerintah daerah perlu mengambil langkah antisipatif. Salah satunya dengan menyiapkan tempat khusus bagi pelaku usaha tersebut agar tidak mengganggu lalu lintas atau penggunaan fasilitas publik lainnya.

“Silakan berjualan, tapi juga jangan abaikan kepentingan umum. Pemerintah harus hadir mengatur, bukan membiarkan,” tegasnya.

Ia berharap ada pengaturan sejak dini agar kafe jalanan tetap tumbuh, namun tidak mengorbankan hak masyarakat atas ruang bersama.

“Langkah ini dinilai penting agar ke depan tidak terjadi benturan antar pengguna ruang kota,” tutupnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB