DPRD PPU Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Panen

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi I DPRD PPU, Hariyono

Sekretaris Komisi I DPRD PPU, Hariyono

Infonusa.co, PPU – Ancaman gagal panen akibat curah hujan tinggi menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sekretaris Komisi I DPRD PPU, Hariyono, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipatif menjelang musim panen kedua yang diperkirakan berlangsung pada Maret 2025.

“Kami belum melihat upaya konkret dari pemerintah dalam mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem. Komunikasi yang aktif dengan para petani sangat diperlukan agar ada solusi yang jelas,” ujar Hariyono, (13/03/2025).

Ia menegaskan bahwa tingginya curah hujan dapat mengancam keberlangsungan produksi pangan lokal. Oleh karena itu, dibutuhkan koordinasi intensif antara pemerintah dan kelompok tani untuk menjaga hasil pertanian tetap aman.

Tak hanya itu, Hariyono juga menyoroti minimnya fasilitas pertanian yang dimiliki petani di sejumlah wilayah, seperti di Giripurwa. Para petani di sana disebutnya sangat membutuhkan bantuan alat pertanian seperti hand tractor guna mendukung produktivitas.

“Respon cepat pemerintah sangat dibutuhkan, baik dalam bentuk bantuan alat maupun strategi menghadapi cuaca. Evaluasi rutin terhadap kondisi pertanian harus dilakukan agar permasalahan di lapangan bisa segera diatasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan petani sangat penting untuk mendukung program swasembada pangan. Bantuan seperti pupuk, alat pertanian, hingga perlindungan hasil panen dinilai krusial dalam menghadapi tantangan sektor pertanian.

Hariyono berharap pemerintah daerah segera bergerak cepat untuk membantu petani menghadapi masa panen tahun ini.

“Jika ditangani dengan cepat dan tepat, sektor pertanian di PPU bisa terus berkembang dan menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah,” tutupnya.

adv/dprd/ppu/mr

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB