DPRD PPU Jadwalkan RDP Lanjutan, Desak Direksi PT Bina Mulia Hadir Klarifikasi Dugaan Pelanggaran

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD PPU, Irawan Heru Suryanto

Anggota Komisi I DPRD PPU, Irawan Heru Suryanto

Infonusa.co, PPU – Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan pekan depan guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran ketenagakerjaan dan perizinan oleh PT Bina Mulia Berjaya. Agenda ini menjadi kelanjutan dari aduan dua mantan karyawan perusahaan yang mengaku mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.

Anggota Komisi I DPRD PPU, Irawan Heru Suryanto, menyesalkan absennya pihak direksi dalam RDP sebelumnya. Menurutnya, klarifikasi seharusnya disampaikan langsung oleh pengambil keputusan di perusahaan, bukan hanya oleh kuasa hukum.

“Kami butuh kehadiran pimpinan perusahaan, bukan hanya wakil hukum. Penjelasan langsung harus datang dari pihak yang berwenang,” tegas Irawan, Minggu (11/5/2025).

Laporan dari dua karyawan tersebut juga memuat dugaan pelanggaran lain, seperti pembayaran THR jauh di bawah ketentuan, status kerja yang tidak jelas, serta indikasi belum terpenuhinya syarat perizinan dan perpajakan.

“Bayangkan saja, THR seharusnya Rp3 juta tapi hanya dibayar Rp250 ribu. Bahkan hak cuti pun tidak diberikan,” bebernya.

Irawan menambahkan, DPRD juga tengah mendalami status kontrak kerja para karyawan apakah berbentuk PKWT atau PKWTT yang menurut informasi sudah menjadi persoalan sejak 2019.

RDP mendatang akan difokuskan pada aspek legalitas operasional perusahaan, termasuk kepatuhan terhadap sistem perizinan OSS dan kewajiban perpajakan. Jika ditemukan pelanggaran, Komisi I siap merekomendasikan sanksi tegas.

Hingga kini, baru dua pekerja yang mengajukan laporan resmi. Namun DPRD menduga ada lebih banyak karyawan yang mengalami perlakuan serupa.

“Kami ajak para pekerja lain untuk tidak takut bersuara. DPRD akan mengawal penuh hak-hak mereka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB