Infonusa.co, PENAJAM – Menyikapi kembali munculnya kasus Covid-19 di Kota Samarinda, DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau masyarakat tetap waspada tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan.
Anggota DPRD PPU, Thohiron, menekankan pentingnya pendekatan edukatif dalam menghadapi situasi ini, mengingat masyarakat telah memiliki pengalaman dalam menghadapi pandemi sejak tahun 2020.
“Daripada panik, lebih baik edukasi yang diperkuat. Kita sudah berdamai dengan Covid-19. Kalau muncul gejala, jangan reaktif berlebihan, cukup ditangani sesuai prosedur,” ujar Thohiron, Jumat (13/6/2025).
Ia menyebut bahwa varian Covid-19 yang teridentifikasi kali ini relatif ringan. Namun demikian, ia tetap meminta masyarakat untuk disiplin menjaga kebersihan, terutama mereka yang masuk kelompok rentan atau memiliki penyakit bawaan.
“Anggap saja seperti flu biasa, tapi jangan lengah. Cuci tangan, olahraga, dan jaga imunitas itu penting. Hidup sehat adalah kuncinya,” lanjutnya.
Thohiron juga mengingatkan agar pelajaran dari masa pandemi tak dilupakan. Ia menilai kebiasaan menjaga kesehatan yang dibangun saat pandemi dulu perlu dilanjutkan sebagai bagian dari gaya hidup.
“Pengalaman masa lalu itu jangan diabaikan. Kalau kita hidup sehat, virus tidak akan mudah masuk. Covid itu soal daya tahan juga,” tutupnya.









