DPRD PPU Dorong RSUD Naik Kelas Jelang Pemindahan IKN, Usul Tambah Insentif Dokter

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf

Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf

Infonusa.co, Penajam – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong RSUD PPU untuk ditingkatkan menjadi rumah sakit rujukan utama, seiring dengan peran strategis daerah ini sebagai pintu masuk menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf, mengatakan peningkatan kualitas layanan RSUD menjadi prioritas pembangunan, mengingat posisi PPU sebagai daerah penyangga IKN.

“Karena PPU jadi pintu gerbang IKN, tentu RSUD-nya harus siap sebagai rumah sakit rujukan. Itu harapan kami,” ujarnya, Kamis (24/4/2025).

Ia menekankan, penguatan sektor kesehatan telah menjadi bagian dari visi-misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD. Salah satu langkah yang diusulkan adalah peningkatan insentif bagi tenaga medis, khususnya dokter umum dan dokter spesialis.

“Kalau insentifnya bersaing, para dokter akan tertarik bertugas di sini,” katanya.

Andi mencontohkan RSUD Tabalong di Kalimantan Selatan yang berhasil menarik banyak tenaga medis berkat insentif tinggi yakni Rp50 juta bagi dokter spesialis dan Rp30 juta untuk dokter umum.

Menurutnya, insentif yang memadai akan berdampak langsung terhadap pelayanan kesehatan. Dokter akan lebih siap dan bersedia membuka praktik bahkan di akhir pekan.

“Kalau insentif cukup, mereka akan standby dan bisa buka praktik Jumat sampai Minggu. Jadi kalau ada pasien darurat, mereka siap,” jelasnya.

Ia menilai kebijakan ini penting sebagai bagian dari persiapan menyambut pemindahan IKN.

“Sekaligus menjamin layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat PPU dan sekitarnya” tutupnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB