DPRD PPU Dorong Peningkatan Status RSUD untuk Cegah Risiko akibat Keterbatasan Fasilitas Medis

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang memadai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kompleksitas penyakit yang dihadapi masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Andi Muhammad Yusuf, menyoroti pentingnya peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PPU agar mampu menjadi rumah sakit rujukan yang lebih besar, dilengkapi dengan fasilitas dan dokter spesialis yang memadai.

Hal ini diharapkan dapat menangani pasien dari berbagai daerah tanpa harus merujuk mereka ke rumah sakit di Balikpapan.

“Harapan kami adalah bahwa nanti, semua jenis penyakit dapat ditangani di rumah sakit ini, dengan ketersediaan dokter spesialis dan fasilitas yang memadai,” ujar Andi Muhammad Yusuf.

Menurutnya, peningkatan kapasitas RSUD PPU sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal tanpa harus menghadapi kendala jarak dan waktu.

Saat ini, banyak pasien dari PPU yang harus dirujuk ke Balikpapan karena keterbatasan fasilitas dan tenaga medis di RSUD PPU. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan pasien dan keluarga, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko serius bagi keselamatan pasien.

“Jadi, ketika ada pasien yang sakit, tidak perlu lagi dirujuk ke Balikpapan,” tegas Andi.

Dengan peningkatan status rumah sakit, diharapkan penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan efektif di PPU.

Andi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus-kasus di mana pasien tidak mendapatkan perawatan tepat waktu akibat keterbatasan fasilitas.

“Sekarang ini, seringkali masyarakat yang ingin dirujuk ke Balikpapan mengalami masalah karena kamarnya penuh, sehingga sambil menunggu, ada pasien yang tidak sempat dirujuk dan akhirnya meninggal dunia. Ini menjadi masalah yang sangat meresahkan,” ujarnya.

Kejadian seperti ini menyoroti urgensi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan kesehatan di PPU untuk mencegah tragedi serupa di masa depan. ADV/IB

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru