Infonusa.id, PPU – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Anggota Komisi I DPRD PPU dari Partai Gelora, Mahyudin, menegaskan bahwa perizinan usaha harus dibarengi dengan evaluasi atas dampak yang ditimbulkan, baik terhadap masyarakat maupun lingkungan.
“Kita harus pastikan setiap perusahaan yang beroperasi memang layak dan tidak menimbulkan masalah. Kalau terbukti tidak layak, harus ada tindakan tegas,” tegas Mahyudin, (26/03/2025).
Ia mengungkapkan bahwa dalam banyak kasus, dokumen perizinan tidak selalu mencerminkan kondisi di lapangan, sehingga pengawasan langsung sangat dibutuhkan.
“Kadang perizinan tidak mampu mendeteksi persoalan yang terjadi. Kalau dibiarkan, bisa repot ke depannya. Di sinilah pentingnya pengawasan dari pihak yang berwenang,” lanjutnya.
Dalam setiap inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan DPRD, Mahyudin menyebut pihaknya selalu mempertanyakan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
“CSR harus berjalan. Kita ingin tahu sejauh mana kontribusi perusahaan terhadap masyarakat sekitar, apalagi pelaku usaha lokal juga menunggu dampak positif dari keberadaan mereka,” tutupnya.(adv/dprd/ppu/mr)









