Infonusa.co, PENAJAM — Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor, menegaskan pentingnya kolaborasi nyata antara Pemerintah Kabupaten PPU dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam pemenuhan kebutuhan dasar kawasan IKN. Hal itu disampaikan saat kunjungan bersama jajaran Pemkab PPU ke Kantor OIKN baru-baru ini.
Ia menyebut, sejumlah kebutuhan vital seperti pasokan air bersih, bahan pangan, dan keterlibatan pelaku UMKM lokal harus mendapat perhatian serius dalam skema kerja sama yang saling menguntungkan.
“Soal air bersih misalnya, kita minta agar ada skema berbagi sumber daya. Kalau OIKN belum siap, PPU bisa bantu sementara. Ini kebutuhan fundamental yang tidak bisa ditunda,” ujar Syahrudin, Selasa (17/6/2025).
DPRD juga mendorong agar pelaku usaha dan tenaga kerja lokal dari PPU dilibatkan aktif dalam aktivitas ekonomi di kawasan IKN. Menurutnya, keberadaan IKN seharusnya menjadi peluang, bukan justru meminggirkan masyarakat di daerah penyangga.
“Jangan sampai masyarakat PPU hanya jadi penonton di rumah sendiri. Pelaku UMKM dan tenaga kerja lokal harus diberi ruang,” tegasnya.
Syahrudin menambahkan, PPU memiliki potensi besar sebagai pemasok utama kebutuhan pangan IKN, mulai dari beras, ikan, hingga sayuran. Namun, optimalisasi ini butuh dukungan teknologi dari OIKN.
“Kami bisa siapkan lahan, mereka bantu teknologi. Ini kerja sama strategis yang perlu diwujudkan,” katanya.
Ia berharap pembahasan semacam ini bisa diteruskan dalam bentuk kerja sama konkret, termasuk melalui perjanjian resmi atau program bersama.
“Pembangunan IKN tak cukup hanya berbicara infrastruktur, tetapi juga tentang keberlanjutan dan keterlibatan masyarakat lokal,” tutupnya.









