DPRD PPU Desak Pembentukan Tim Khusus Bahas Transisi Wilayah Jelang Pemindahan IKN

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor

Infonusa.co, Penajam– Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor, mendesak percepatan pembentukan tim khusus yang akan menangani berbagai aspek strategis terkait rencana pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN). Desakan itu telah ia sampaikan langsung kepada Bupati PPU sebagai tindak lanjut kesepakatan dengan pihak Otorita IKN.

“Ini kesepahaman kita dengan otorita, bahwa masing-masing pihak harus segera membentuk tim. Tujuannya agar pembahasan poin-poin penting tidak mandek terlalu lama,” ujar Syahruddin, Rabu (25/6/2025).

Menurutnya, tim tersebut akan membahas sejumlah isu krusial, mulai dari batas wilayah administratif, pengelolaan aset daerah, hingga struktur pemerintahan desa dan kecamatan yang terdampak perubahan otoritas.

“Belum ada pemindahan secara resmi, tapi kita harus antisipasi sejak awal. Aset seperti sekolah, puskesmas, dan SDM harus dipetakan sejak sekarang,” tegasnya.

Ia menyoroti perlunya kejelasan status administratif bagi warga dan aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada di wilayah PPU namun kelak masuk dalam kawasan IKN. Menurutnya, tanpa pembahasan awal yang matang, transisi berisiko menimbulkan kebingungan di lapangan.

“Kalau tidak disiapkan, akan timbul persoalan. Apakah mereka tetap ikut PPU atau otomatis menjadi bagian dari otorita? Ini harus dijawab sejak sekarang,” katanya.

Syahruddin juga menyinggung wacana pembentukan Pemerintahan Daerah Khusus (Pemdasus) IKN yang hingga kini belum memiliki kerangka hukum dan konsep yang pasti dari pemerintah pusat. Ia menilai, meskipun menunggu arah pusat, koordinasi aktif dengan otorita tetap harus dimulai segera.

“Masalahnya bukan hanya regulasi pusat, tapi soal inisiatif daerah. Ini tinggal kemauan, agar prosesnya tidak berlarut dan masyarakat tahu arah kebijakan,” tutupnya.

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru