DPRD PPU Desak Kelanjutan Proyek Jalan Pesisir, Adjie Noval: Jangan Biarkan Aset Miliaran Terbengkalai

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar

Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar

Infonusa.co, Penajam — Proyek jalan pesisir (coastal road) sepanjang 12 kilometer yang telah dikerjakan sejak 2009 kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Hingga kini, proyek bernilai ratusan miliar rupiah itu belum juga tuntas dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar, menilai proyek tersebut berpotensi menjadi pemborosan anggaran jika terus dibiarkan terbengkalai tanpa kejelasan arah.

“Ini proyek lama yang sudah menelan biaya besar. Kalau tidak dimanfaatkan, ya sia-sia. Kami minta pemda segera melanjutkannya,” tegas Adjie, Rabu (4/6/2025).

Menurutnya, meski proyek ini tidak tergolong urgen, namun memiliki prospek strategis untuk pengembangan wilayah, terutama jika dikaitkan dengan konsep waterfront city dan akses lalu lintas alternatif.

“Kalau bisa dimanfaatkan dengan baik, tentu akan berdampak positif. Tapi nyatanya sekarang mandek bertahun-tahun,” katanya.

Ia menyadari, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama yang dihadapi pemerintah daerah. Karena itu, ia menekankan perlunya perencanaan matang agar investasi lanjutan tidak kembali menjadi beban tanpa hasil nyata.

“Kalau mau dilanjutkan, harus disiapkan skemanya. Jangan asal bangun tanpa rencana pemanfaatan yang jelas,” ujarnya.

Adjie juga mengingatkan, meskipun tidak masuk dalam kategori prioritas mendesak, proyek ini tetap harus diperjuangkan agar aset publik tersebut tidak terus menjadi beban.

“Minimal jalan pesisir ini bisa berfungsi dulu secara layak. Jangan sampai nilai miliaran rupiah yang sudah keluar justru jadi aset mati,” tutupnya.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB