DPRD Nilai Kearsipan Bersejarah PPU Perlu Dilestarikan untuk Warisan Generasi Mendatang

- Jurnalis

Senin, 21 Oktober 2024 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Abd Rahman Wahid, menyoroti pentingnya menjaga dan melestarikan kearsipan bersejarah serta dokumen penting di wilayah Benuo Taka.

Menurutnya, dokumen-dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai saksi bisu perjalanan sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya daerah yang harus dilindungi.

“Kearsipan yang bersifat sejarah dan penting, seperti keputusan-keputusan penting, catatan peristiwa, dan dokumentasi pembangunan, merupakan bukti dari perjalanan panjang dan prestasi masyarakat PPU,” jelas Abd Rahman Wahid penuh keyakinan.

Ia menekankan bahwa keberadaan dokumen-dokumen tersebut berperan krusial dalam mendukung proses pembelajaran serta penelitian bagi generasi muda dan akademisi. Abd Rahman Wahid percaya bahwa dokumen-dokumen ini bukan hanya sebagai referensi sejarah, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah daerah mereka.

“Dokumen-dokumen bersejarah tidak hanya menjadi referensi penting bagi penelitian sejarah dan studi lokal, tetapi juga merupakan sarana edukasi yang berharga bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai sejarah daerahnya,” tambahnya.

Namun, Abd Rahman Wahid juga mengakui adanya tantangan besar dalam menjaga kelestarian dokumen bersejarah tersebut, terutama terkait dengan pemeliharaan fisik dokumen yang rentan terhadap usia dan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, ia mendorong adanya upaya serius untuk merestorasi dan melestarikan dokumen-dokumen ini agar tetap dapat diakses oleh generasi mendatang.

“Kami perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk mengamankan, merestorasi, dan melestarikan dokumen-dokumen bersejarah ini agar tetap dapat diakses dan dinikmati oleh generasi mendatang,” tegasnya.

Abd Rahman Wahid mengajak semua pihak, baik pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama menjaga kearsipan yang memiliki nilai sejarah penting ini. Menurutnya, kolaborasi semua elemen sangat diperlukan agar warisan budaya dan sejarah PPU dapat terus terjaga.

“Ini adalah tanggung jawab bersama kita semua untuk menjaga warisan budaya dan sejarah daerah kita, serta memastikan bahwa generasi mendatang dapat memetik manfaat dari pengetahuan dan inspirasi yang dapat diperoleh dari dokumen-dokumen bersejarah ini,” tutupnya. ADV/IB

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru