Infonusa.co, PPU – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pemerintah daerah agar lebih serius dalam mengelola sektor pariwisata, khususnya melalui optimalisasi retribusi sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sekretaris Komisi II DPRD PPU, Jamaludin, mengungkapkan bahwa potensi sektor wisata di PPU cukup besar dan layak menjadi sumber penerimaan yang signifikan jika dikelola dengan tepat.
“Dulu, tahun 1996, satu acara di pantai bisa hasilkan retribusi sampai Rp6,3 juta. Artinya, potensinya ada sejak lama,” ujarnya, (28/03/2025).
Jamaludin menilai pengelolaan destinasi wisata saat ini masih belum maksimal, terutama dalam hal pembebasan lahan dan penataan kawasan. Ia berharap kepemimpinan bupati yang baru bisa membawa pendekatan yang lebih serius dalam pengembangan pariwisata.
“Kita tidak bisa terus bergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH). Harus ada strategi mandiri, dan wisata ini bisa jadi salah satunya,” kata dia.
Selain pariwisata, Jamaludin juga menyoroti keberadaan infrastruktur energi seperti kilang milik PT Pertamina dan Single Point Mooring (SPM) di laut yang dinilai memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara terintegrasi.
“Kalau bisa dimanfaatkan dengan baik, fasilitas seperti SPM juga bisa menyumbang PAD. Tinggal bagaimana difasilitasi dan dikawal,” pungkasnya.(adv/dprd/ppu/mr)









