DPRD Minta Pendatang di Kawasan IKN Segera Didata, Waspadai Dampak Sosial

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD PPU, M Bijak Ilhamdani

Anggota Komisi I DPRD PPU, M Bijak Ilhamdani

Infonusa.co, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diminta lebih serius mengawasi arus masuk pendatang, terutama para pekerja di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Meskipun mayoritas bersifat tinggal sementara, keberadaan mereka dinilai tetap harus tercatat secara administratif sejak di tingkat RT hingga desa.

Anggota Komisi I DPRD PPU, M Bijak Ilhamdani, menegaskan pentingnya peran perangkat desa dan kelurahan dalam mendata setiap penduduk yang masuk ke wilayah PPU, khususnya mereka yang bekerja di area pembangunan IKN.

“Semua pihak di tingkat bawah harus bekerja sama. Kita tidak tahu perkembangan ke depan, tapi jelas kepadatan penduduk akan meningkat,” ucap Bijak, Kamis (19/8/2025).

Menurutnya, pendataan bukan hanya soal administrasi, melainkan juga langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan dan persoalan sosial yang mungkin muncul akibat mobilitas tinggi dari luar daerah.

Ia juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam melakukan pengawasan dan pencatatan warga, baik yang tinggal dalam jangka pendek maupun menetap lebih lama.

“Kalau muncul persoalan sosial karena gelombang migrasi yang tidak terkendali, itu jadi beban kelurahan dan aparat. Maka perlu ada sistem sejak awal, jangan sampai chaos,” katanya.

DPRD berharap langkah ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan kondusif di tengah masifnya pembangunan IKN, serta mencegah persoalan dari warga pendatang yang tidak terdata.

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB