DPRD Kaltim Intens Kerjasama dengan APH unuk Tindak Kasus Pelanggaran Pertambangan

- Jurnalis

Jumat, 14 April 2023 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji. (Foto: infonusa.co/ARF)

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Pelanggaran pertambangan dan tambang ilegal kembali memanas di Benua Etam, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) fokus pada penindakan hukum.

Wakil ketua DPRD Kaltim, Seno Aji menilai perlu adanya perbaikan sistem dan pola pengawasan reklamasi dan pasca tambang di Benua Etam. Oleh sebab itu, DPRD Kaltim melalui Pansus Investigasi Pertambangan (IP) terus melakukan gerak strategis memantau seluruh aktivitas perusahaan pertambangan di Benua Etam.

“Kami berharap dengan adanya pansus ini, pertambangan di Kalimantan Timur berjalan sesuai dengan kaidah pertambangan yang baik dan benar,” kata Seno Aji, Jumat (14/4/2023).

Sejauh ini, sebut Seno, realisasi jaminan reklamasi (Jamrek) tidak berjalan dengan benar. Sebab, ketika diminta data mengenai Jamrek Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan data yang berbeda dengan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Maka dari itu kami melalui Pansus Investigasi Pertambangan meminta data yang sebenarnya, data sebelum di serahkan ke Kementerian ESDM,” ucap Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya itu.

Rabu (12/4/2023) yang lalu, Pansus IP DPRD Kaltim telah memanggil sejumlah perusahaan pertambangan yang aktif beroperasi di Kaltim. Dijelaskan Seno, tujuan pemanggilan ini karena banyak keluhan dari masyarakat. Mulai dari pencemaran lingkungan, program pemberdayaan masyarakat (PPM) tidak berjalan, jaminan reklamasi yang gagal dan jaminan pasca tambang yang tidak berjalan dengan baik.

Selain itu, ia menilai, sekarang ini sedang memanas kembali soal pertambangan tanpa ijin (ilegal mining). Beberapa hari yang lalu Kantor DPRD Kaltim menjadi sasaran demonstrasi oleh Mahasiswa, LSM dan Peduli Lingkungan yang tidak lain menyampaikan tuntutan soal pembasmian tambang ilegal di Kaltim.

“Saya ingin mahasiswa mengerti kedudukan DPRD, saat ini semua kuasa ada di pusat, kita tidak bisa mengikuti semua kemauan mereka sedangkan kami ada batasnya,” terang Seno Aji.

Sekretaris DPD Gerindra Kaltim ini menjelaskan bahwa pihaknya sedang fokus dan serius bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di Kaltim. Ia berkoordinasi intens dengan Kejaksaan Tinggi dan Polda Kaltim untuk menindak tambang tambang ilegal yang ramai dikeluhkan masyarakat.

“Saat ini kami sedang menjalin kerjasama yang cukup intens dengan Kejaksaan Tinggi dan Polda Kaltim, progres saat ini sedang berjalan,” tandasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KSOP Samarinda Sambut Positif Kehadiran Maritim Muda Kaltim, Dorong Kolaborasi Penguatan Sektor Kemaritiman
KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:15 WIB

KSOP Samarinda Sambut Positif Kehadiran Maritim Muda Kaltim, Dorong Kolaborasi Penguatan Sektor Kemaritiman

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Berita Terbaru