Dispora Kaltim Perkuat Pelestarian Olahraga Tradisional di Tengah Modernisasi

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra Sugiarta

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra Sugiarta

Infonusa.co Samarinda — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus mendorong pelestarian olahraga tradisional sebagai bagian penting menjaga identitas budaya lokal.

Baru-baru ini, rapat kerja pembudayaan olahraga se-Kaltim digelar untuk merumuskan strategi penguatan eksistensi olahraga tradisional di tengah arus modernisasi.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra Sugiarta, menegaskan bahwa peran Dispora di setiap kabupaten dan kota sangat vital dalam menjaga keberlanjutan olahraga tradisional.

“Dari raker ini, kami menekankan agar Dispora kabupaten/kota tidak hanya menyusun program, tapi benar-benar turun tangan dalam sosialisasi dan pembinaan olahraga tradisional serta olahraga masyarakat,” jelas Bagus.

Bagus menambahkan, pemerintah provinsi berfungsi sebagai pemberi arahan dan kebijakan, namun pelaksanaan di lapangan—seperti kejuaraan, pembinaan, dan sosialisasi—harus dijalankan langsung oleh pemerintah daerah karena mereka paling dekat dengan pelaku olahraga.

“Justru potensi atlet itu ada di daerah. Jika Dispora kabupaten/kota tidak aktif, pembinaan tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.

Lebih jauh, Bagus menekankan pelestarian olahraga tradisional sebagai salah satu upaya memperkuat identitas budaya lokal di tengah tantangan perkembangan zaman. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, hingga masyarakat, menjadi kunci agar olahraga tradisional tidak hanya menjadi tontonan semata.

“Kami mendorong setiap OPD di daerah memiliki program konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan musiman atau seremoni,” tegasnya.

Bagus juga menyoroti pentingnya pembinaan langsung ke pelajar di sekolah sebagai proyek jangka panjang. “Kolaborasi ini penting agar olahraga tradisional tidak hanya tampil di festival budaya, tapi benar-benar masuk ke aktivitas sehari-hari anak muda,” imbuhnya.

Dengan langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari rapat kerja tersebut, Dispora Kaltim optimistis olahraga tradisional akan terus eksis dan berkembang di masa depan, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam melestarikan budaya daerah. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Hasil ProASN Kukar Disiapkan untuk Pengembangan Karier dan Talent Pool ASN
ProASN Kukar Jadi Dasar Pengembangan Karier dan Talenta 400 ASN
Pemkab Kukar Sesuaikan Regulasi Wilayah, Perda Kecamatan Sedulang Diusulkan Dicabut
Pemkab Kukar dan Kodim Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Daerah
Dispora Kukar Susun Kerangka Kontingen KORMI, Tunggu Kepastian Inorga di Fornas
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Hasil ProASN Kukar Disiapkan untuk Pengembangan Karier dan Talent Pool ASN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:15 WIB

ProASN Kukar Jadi Dasar Pengembangan Karier dan Talenta 400 ASN

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Kukar Sesuaikan Regulasi Wilayah, Perda Kecamatan Sedulang Diusulkan Dicabut

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Pemkab Kukar dan Kodim Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Dispora Kukar Susun Kerangka Kontingen KORMI, Tunggu Kepastian Inorga di Fornas

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Pastikan Anak Korban Kebakaran Kembali Bersekolah

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:31 WIB