Digitalisasi Berkembang Pesat, Yonavia Sebut Perlunya Keselarasan di Sektor Pendidikan

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Yonavia.(ist)

Anggota DPRD Kaltim, Yonavia.(ist)

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Yonavia melihat saat ini digitalisasi telah berkembang secara pesat.  Dalam mengembangkan sektor pendidikan juga perlu selaras dengan sektor digitalisasi dan informasi jaringan, guna meminimalisir ancaman cyber yang semakin mencuat di dunia maya.

Yonavia menganggap, era digital di sektor pendidikan terus berkembang secara signifikan. Penerapan digitalisasi yang masif, mencakup seluruh jenjang, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Namun, kemajuan ini harus selaras dengan penyempurnaan edukasi agar pemanfaatan teknologi di lembaga pendidikan benar-benar optimal.

“Dalam proses digitalisasi pendidikan memang diperlukan keseimbangan antara kelengkapan sarana infrastruktur, keamanan jaringan dan literasi para penggunanya, yaitu peserta didik serta para pengajar,” ungkapnya.

Yonavia berharap memiliki konektivitas yang baik dengan pemerintahaan,  baik dari tingkat pusat hingga ke daerah. Harapan itu tertuang  guna bisa merealisasikan infrastruktur digital yang kuat dalam mendukung penerapan program digitalisasi pendidikan di Indonesia, khususnya kaltim.

“Karena, keberhasilan sistem pendidikan dalam beradaptasi dengan perkembangan global saat ini, sangat menentukan kualitas setiap anak bangsa di masa datang dalam menghadapi setiap tantangan,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa semangat seluruh anak bangsa dalam mendukung pembangunan pendidikan nasional harus terus digelorakan. Langkah ini menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing di kancah dunia.

Selain itu, di era digital saat ini, proteksi keamanan cyber menjadi prioritas yang tak terelakkan, terutama dalam sektor pendidikan. Lembaga pendidikan, dari tingkat  sekolah dasar hingga perguruan tinggi, mengelolah banyak informasi sensitif, mulai dari informasi siswa, catatan akademik, hingga informasi staf yang memerlukan keamanan yang maksimal.

“Oleh karena itu, perlindungan terhadap data ini dari serangan siber menjadi sangat krusial,” tuturnya.

Terlebih kata Yonavia, para penjahat cyber banyak mengincar sektor pendidikan yang dianggap lebih menarik dikarenkan informasi pribadi yang dimiliki sangat lengkap.

”Para penjahat cyber menggunakan berbagai metode canggih untuk mencuri data atau mengganggu operasi lembaga pendidikan,” tandasnya.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul
Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM
Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda
Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur
Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar
DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:15 WIB

Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:51 WIB

Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:21 WIB

Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda

Berita Terbaru