Infonusa.co, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis jumlah penduduk Kota Samarinda di tahun 2023. Dengan adanya data tersebut, bisa di pastikan jumlah penduduk Kota Samarinda saat ini mengalami peningkatan.
Adapun peningkatan penduduk menjadi indikasi juga meningkatnya produksi sampah yang ada di Kota Samarinda saat ini. Pasalnya, yang terjadi bahwa produksi sampah Samarinda juga semakin meningkat.
Melihat hal tersebut, Anggota Komisi IIIDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar merasa dengan adanya peningkatan jumlah penduduk, masyarakat Samarinda haruslah lebih memperhatikan perilakunya dengan lingkungan sekitar. Begitu pun Anhar melihat, juga adanya pergeseran aktivitas masyarakat Kota Samarinda yang terjadi saat ini.
“Sekarang penduduk kita berapa? jadi tergantung perilaku kita, sekarang kan orang-orang ada pergeseran pola hidup menurut saya. Yang tadinya mungkin aktivitas nya banyak di rumah bergeser banyak di mall-mall” ujar Anhar, pada Senin (27/05/2024).
Anhar juga ingin memastikan produksi sampah saat ini berasal dari mana saja. Karena menurut dirinya, persoalan sampah itu akan bisa diatasi ketika kita mengetahui asal dari sampah tersebut darimana saja. Sehingga diperlukannya pendataan produksi sampah.
“Ini produksi sampah ini darimana?, dari mall berapa persen?, warung warung berapa persen?, kan klasifikasi pemisahan sampah itu kan ada. Kemudian dari rumah tangga juga berapa? gitu,” jelasnya.
Anhar anggap, perlunya terobosan – terobosan yang baru terkait penanganan sampah yang terjadi. Agar penanganan sampah tersebut menjadi lebih mudah, begitu pun juga perlunya peningkatan kesadaran masyarakat hingga saat ini.
“Mudah kok sebenarnya harus ada terobosan-terobosan baru yang diberikan, supaya penanganan sampah ini ada lagi, jadi perilaku kita dan mindset (cara berpikir, red) kan bagaimana cara kita berpikir untuk mengelola sampah ini,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)










