Diduga Peningkatan Masyarakat Jadi Indikator Peningkatan Sampah Kota Samarinda

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar.

Infonusa.co, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis jumlah penduduk Kota Samarinda di tahun 2023. Dengan adanya data tersebut, bisa di pastikan jumlah penduduk Kota Samarinda saat ini mengalami peningkatan.

Adapun peningkatan penduduk menjadi indikasi juga meningkatnya produksi sampah yang ada di Kota Samarinda saat ini. Pasalnya, yang terjadi bahwa produksi sampah Samarinda juga semakin meningkat.

Melihat hal tersebut, Anggota Komisi IIIDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar merasa dengan adanya peningkatan jumlah penduduk, masyarakat Samarinda haruslah lebih memperhatikan perilakunya dengan lingkungan sekitar. Begitu pun Anhar melihat, juga adanya pergeseran aktivitas masyarakat Kota Samarinda yang terjadi saat ini.

“Sekarang penduduk kita berapa? jadi tergantung perilaku kita, sekarang kan orang-orang ada pergeseran pola hidup menurut saya. Yang tadinya mungkin aktivitas nya banyak di rumah bergeser banyak di mall-mall”  ujar Anhar, pada Senin (27/05/2024).

Anhar juga ingin memastikan produksi sampah saat ini berasal dari mana saja. Karena menurut dirinya, persoalan sampah itu akan bisa diatasi ketika kita mengetahui asal dari sampah tersebut darimana saja. Sehingga diperlukannya pendataan produksi sampah.

“Ini produksi sampah ini darimana?, dari mall berapa persen?, warung warung berapa persen?, kan klasifikasi pemisahan sampah itu kan ada. Kemudian dari rumah tangga juga berapa? gitu,” jelasnya.

Anhar anggap, perlunya terobosan – terobosan yang baru terkait penanganan sampah yang terjadi. Agar penanganan sampah tersebut menjadi lebih mudah, begitu pun juga perlunya peningkatan kesadaran masyarakat hingga saat ini.

“Mudah kok sebenarnya harus ada terobosan-terobosan baru yang diberikan, supaya penanganan sampah ini ada lagi, jadi perilaku kita dan mindset (cara berpikir, red) kan bagaimana cara kita berpikir untuk mengelola sampah ini,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Lanjutkan GEMA sebagai Bagian Pembinaan Karakter ASN

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:01 WIB

Foto: Kepala DPMD Kukar, Arianto.

Pemkab Kukar

DPMD Kukar Siapkan Aplikasi Bestari untuk Perkuat Basis Data RT

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:56 WIB