Daya Beli Masyarakat Menurun, DPRD Kaltim Akan Pusatkan Perhatian

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud, ist

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud, ist

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, memusatkan perhatiannya terhadap turunnya daya beli masyarakat saat ini.

Hasanuddin menilai penurunan daya beli ini memerlukan penanganan segera untuk menghindari dampak ekonomi yang lebih luas. Menjelang tutup tahun, berbagai permasalahan seperti pembangunan, pendidikan, kesehatan, transportasi, penganggurandan aksesibilitas masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan di Kaltim.

Hasanuddin yang akrab disapa Hamas, menyebutkan sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan sebagai prioritas utama DPRD Kaltim. Menurutnya, ketiga sektor tersebut sangat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika tiga sektor ini kuat, maka masalah-masalah lainnya akan lebih mudah diatasi,” ucap Hamas.

Lebih lanjut, Hamas menekankan pentingnya akselerasi di sektor ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja baru. Menurutnya, terbukanya peluang kerja dapat menurunkan angka pengangguran dan mengurangi kemiskinan.

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, Hamas berharap lapangan kerja di Kaltim bisa semakin luas. “Sudah seharusnya kita mampu membuka lebih banyak lapangan kerja,” timpalnya.

Selain itu, Hamas menyampaikan bahwa peningkatan lapangan kerja dapat mendukung daya beli masyarakat, yang pada akhirnya akan memperkuat roda ekonomi lokal. Ia menegaskan, kebijakan yang mendorong kesempatan kerja akan membawa efek domino bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di bidang kesehatan, Hamas menyoroti tingginya angka stunting di Kaltim yang masih menjadi tantangan. Masalah stunting dianggap sebagai refleksi dari kondisi ekonomi yang masih perlu perbaikan.

“Persoalan kesehatan seperti stunting harus segera diatasi, karena ini berakar pada masalah kemiskinan,” bebernya.

DPRD Kaltim, tambahnya, berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan stunting dan kesehatan masyarakat, baik melalui kebijakan anggaran maupun pengawasan pelaksanaan program.

Hasanuddin menegaskan bahwa DPRD Kaltim akan fokus pada tiga sektor utama ini sebagai bagian dari upaya perubahan di periode 2024-2029. Dengan memperkuat sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, ia optimis kesejahteraan masyarakat Kaltim akan meningkat.

“Tiga sektor ini adalah komitmen kami dalam mendorong perubahan,” tandasnya. (Ikhsan/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul
Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM
Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda
Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur
Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar
DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:15 WIB

Kaltim Bersinar di PENAS XVII 2026, KTNA Sapu Bersih Tiga Gelar Juara Seni Budaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:51 WIB

Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Tolak Politisasi Kampus dalam Pilrek Unmul

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:21 WIB

Krisis BBM di Delta Mahakam Kian Parah, Maritim Muda Kukar Desak Langkah Konkret dari Pemerintah dan PHM

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda

Berita Terbaru