Infonusa.co, Samarinda – Lahirnya Pancasila sebagai bukti Indonesia telah memiliki pedoman yang terdapat 5 kandungan di dalamnya. Tepat tanggal 1 Juni diperingati secara Nasional dengan Hari lahirnya Pancasila.
Momentum tersebut perlu dijadikan sebagai ajang refleksi diri terhadap sila – sila yang terkandung di dalam Pancasila. Peringatan ini ditanggapin berbagai pihak terkhususnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.
Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Abdul Khairin menyampaikan dalam memperingati lahirnya Pancasila, yang dimana Pancasila merupakan pondasi bagi Indonesia dalam mengatur kedaulatan rakyatnya.
Dirinya membeberkan dalam perumusan lambang Pancasila yang dilakukan oleh pejuang-pejuang terdahulu ada keterlibatan orang berdarah Arab dalam perumusan tersebut.
“Pancasila adalah pondasi besar bagi bangsa ini, Pancasila dirumuskan oleh pejuang kita bahkan oleh seorang yang berkebangsaan Arab yang menjadi perumus bentuk lambang Pancasila saat ini,” ujar Khairin.
Lanjut, Politisi yang berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) itu mengungkapkan sebagai dasar Negara Pancasila harus menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Pancasila itu sesuatu yang harus menjadi urat nadi bagi kita semua di bangsa Indonesia ini. Yang kita sedihkan adalah kehidupan bebangsa yang sudah mulai jauh dari nilai-nilai Pancasila,” bebernya.
Lebih lanjut, Khairin mengingatkan untuk rakyat Indonesia kembali mengamalkan lagi sila – sila yang terkandung di dalam Pancasila. Sehingga dalam menjalankan kehidupan juga dapat berjalan dengan baik dengan mengamalkan sila – sila yang terkandung di dalamnya.
“Sila ke satu sampai kelima adalah sesuatu yang jika betul-betul dijalankan maka ujungnya di sila kelima adalah keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia,” jelasnya.
Khairin harap, rakyat Indonesia bisa mengamalkan sila yang terkandung di dalam Pancasila, maka Indonesia bisa menjadi seperti Negeri yang disebutkan dalam (QS : Saba : 15) yaitu sebuah Negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilakunnya.
“Indonesia bisa menjadi seperti yang disampaikan dalam Al-Quran bahwa Negeri Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur (Negeri yang baik dan nyaman, red), sangat mungkin karena sangat banyak Sumber Daya Alam yang terkandung dalam Negeri kita,” Tutup Kharin dalam peringatan Lahirnya Pancasila. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









