Andi Satya Mendorong Pemerintah Untuk Menekan Jumlah Angka Stunting

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Ist)

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Ist)

Infonusa.co, Samarinda — Kasus stunting menjadi ancaman serius yang diderita oleh anak – anak di Indonesia. Ancaman tersebut telihat pada ibu dan anak yang masih kekurangan asupan gizi yang cukup

Ancaman gejala stunting tersebut dirasa perlu penanganan sejak dini. Sehingga kasus terjadinya stunting dapat ditekan dan mengindari bertambahnya jumlah kasus yang sudah terjadi.

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra menekankan pentingnya pemberian gizi pada ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Menurutnya, pencegahan stunting dimulai dari pemberian nutisi yang cukup kepada anak saat masih di dalam janin. Karena kurangnya asupan gizi pada ibu sejak sebelum hamil, selama kehamilan, dan pada 1.000 hari pertama kehidupan anak dapat menghambat pertumbuhan mereka.

“Kasus ini sangat kompleks karena akan mempengaruhi perkembangan fisik anak seumur hidupnya,” ucapnya.

Selain itu, upaya pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan menciptakan lingkungan yang baik untuk ibu hamil. Menurutnya, polusi disekitar ibu hamil juga dapat memberikan dampak yang buruk untuk perkembangan dan kesehatan ibu hamil.

“Selain pemberian nutrisi, kita juga perlu menciptakan lingkungan yang bersih untuk ibu hamil agar anak yang dikandungnya bisa tumbuh dengan optimal,” timpalnya.

Sehingga sebelum menutup wawancara, Andi Satya berharap pemerintah dapat memperhatikan kasus stunting yang saat ini terjadi, terutama di Kalimantan Timur. Dirinya meminta pemerintah dapat membantu untuk memenuhi asupan nutrisi ibu hamil agar perkembangan kasus stunting dapat dicegah dengan baik.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda
Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur
Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar
DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU
Momentum HUT ke-52, Caretaker DPD KNPI Kaltim Gelar Dialog & Sarahsehan
TPS Padat Karya Dikeluhkan Warga, Komisi III DPRD Samarinda Segera Bertindak
Pencarian ABK Hilang di Sungai Mahakam Berakhir, Tim SAR Temukan Korban
Maritim Muda Kaltim Ajak Masyarakat Dorong Pemerintah Untuk Rancang dan Ketok Palu Revitalisasi Jembatan Mahakam 1
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:41 WIB

Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur

Rabu, 30 Juli 2025 - 22:43 WIB

Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar

Rabu, 30 Juli 2025 - 20:44 WIB

DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU

Senin, 28 Juli 2025 - 16:27 WIB

Momentum HUT ke-52, Caretaker DPD KNPI Kaltim Gelar Dialog & Sarahsehan

Berita Terbaru