AI Mulai Merambah Sektor Pendidikan, Novan Desak Pemkot Prioritaskan Pelatihan Digital bagi Guru

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Belajar AI di Sekolah

Ilustrasi Belajar AI di Sekolah

Infonusa.co, Samarinda – Langkah modernisasi kurikulum pendidikan nasional yang mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memantik perhatian serius dari jajaran DPRD Kota Samarinda. Pihak parlemen mengingatkan bahwa kematangan kompetensi para guru menjadi faktor penentu utama agar revolusi sistem pembelajaran digital ini tidak gagap di lapangan.

​Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menggarisbawahi bahwa pembaruan cetak biru kurikulum tidak boleh sekadar menyentuh ranah teori atau materi buku cetak semata. Akselerasi keahlian para guru dalam menjinakkan perkembangan teknologi mutakhir wajib ditempatkan pada skala prioritas tertinggi.

​Novan memaparkan, keberhasilan transformasi dunia pendidikan sangat bergantung pada simbiosis mutualisme tiga pilar utama, yakni bobot kualitas kurikulum, kapasitas intelektual tenaga pendidik, serta pemenuhan sarana prasarana pendukung. Jika salah satu pilar tersebut rapuh, maka implementasi digitalisasi di sekolah dipastikan pincang.

​“Adopsi kurikulum modern wajib berjalan beriringan dengan kesiapan mental maupun keahlian guru, plus ditopang fasilitas teknologi yang mumpuni. Ketidaksiapan salah satu unsur tersebut otomatis akan membuat target output belajar anak didik menjadi tidak maksimal,” papar Novan, Kamis (7/5/2026).

​Politisi Samarinda ini mencermati bahwa haluan dunia pendidikan era sekarang memang tengah bergeser secara radikal ke arah ekosistem digital, termasuk mulai dikenalkannya materi pemrograman (coding) serta pemanfaatan perangkat AI di lingkungan kelas. Dinamika ini menuntut para guru untuk segera keluar dari zona nyaman dan menguasai skill baru demi mengimbangi metode belajar generasi alfa.

​Kendati demikian, realitas di lapangan menunjukkan masih terdapat jurang pemisah (gap) digital, di mana banyak figur pengajar yang memerlukan bimbingan teknis serta pendampingan intensif agar mampu mengoperasikan instrumen berbasis teknologi dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

​Oleh karena itu, DPRD Samarinda mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk mengalokasikan perhatian serta anggaran yang lebih berpihak pada program pelatihan digital bagi guru secara masif. Langkah ini penting agar kemampuan literasi teknologi para pendidik linier dengan tuntutan kurikulum yang terus diperbarui.

​“Para guru harus disuntik dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Tujuannya jelas, agar anak-anak didik kita di Samarinda bisa mengecap mutu pembelajaran yang jauh lebih berkualitas dan kompetitif,” tegas Novan.

​Sebagai penutup, DPRD berharap program peningkatan mutu dan standardisasi guru berbasis teknologi ini digarap secara kontinu dan berkelanjutan. Dengan demikian, pemerataan kualitas pendidikan berbasis AI di Samarinda dapat terealisasi secara inklusif di seluruh sekolah tanpa ada yang tertinggal. (San/Adv)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru