Infonusa.co, PENAJAM — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Adjie Noval Endyar, optimistis keberadaan Bandara Very Very Important Person (VVIP) akan menjadi salah satu pengungkit utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi PPU, sebagai daerah penyangga langsung Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Adjie, pembangunan Bandara VVIP harus memberi manfaat langsung bagi daerah, khususnya dalam bentuk kontribusi pendapatan. Ia menegaskan komitmennya agar pengelolaan dan potensi ekonomi dari bandara tersebut tidak sepenuhnya berpusat ke provinsi maupun pusat.
“Insya Allah, larinya (PAD) ke PPU. Persentase besarnya harus ke PPU,” ujar Adjie, Selasa (29/04/2025).
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah lembaga terkait, termasuk Badan Bank Tanah (BBT) yang saat ini mengelola kawasan lahan strategis di sekitar Bandara VVIP.
“Kita ini sempat ke Bank Tanah ya, dan kita minta agar PAD dari kawasan Bandara VVIP bisa masuk ke PPU,” tambahnya.
Adjie menilai keberadaan Bandara VVIP tidak hanya akan memacu pertumbuhan infrastruktur dan konektivitas, tetapi juga membuka peluang besar bagi PPU dalam mengembangkan sektor jasa, logistik, dan investasi daerah. Langkah DPRD ini menjadi bagian dari upaya memastikan keberpihakan pembangunan nasional terhadap kepentingan daerah yang terdampak langsung oleh proyek strategis seperti IKN dan Bandara VVIP.
“Sinergi antarlembaga dan penguatan regulasi akan menjamin manfaat optimal bagi masyarakat PPU,” tutupnya.









