Infonusa.co, KUTAI KARTANEGARA — Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2026–2031 diminta menjadikan pengukuhan kepengurusan sebagai awal pengabdian yang lebih nyata kepada masyarakat. Kehadiran partai diharapkan tidak terbatas pada momentum pemilihan umum, tetapi juga dirasakan ketika warga menghadapi persoalan dan membutuhkan pendampingan.
Pesan tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Kukar periode 2026–2031, Dedik Harianto, setelah pengukuhan 53 pengurus di Hotel Grand Fatma, Kecamatan Tenggarong, Rabu (28/10/2026).
Dedik mengingatkan bahwa jabatan dalam kepengurusan partai merupakan amanah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Karena itu, pengurus harus mengutamakan kerja nyata serta menjadikan partai sebagai sarana untuk membantu menjawab persoalan warga.
“Kita ingin menjadi partai yang tidak hanya hadir ketika pemilu tiba, tapi juga ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Kita ingin menjadi partai yang tidak hanya pandai berbicara tapi juga mampu bekerja, pandai berbuat dan memberikan bukti nyata,” tuturnya.
Menurut Dedik, keberadaan PKB harus diwujudkan melalui kesediaan mendengarkan aspirasi masyarakat, mendampingi warga ketika menghadapi kesulitan, dan berupaya menghadirkan solusi. Dengan demikian, pengabdian partai tidak hanya terlihat melalui pernyataan, tetapi juga melalui tindakan yang dapat dirasakan masyarakat.
Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, turut meminta kepengurusan baru DPC PKB Kukar berperan aktif mendukung pembangunan daerah. Ia menilai, pelaksanaan program pemerintah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri.
“Wajib hukumnya untuk menjadi garda terdepan dalam rangka mewujudkan semua program, rencana dan visi-misi Pak Bupati. Karena kami meyakini bahwa untuk mewujudkan semua itu tidak bisa sendirian Pak Bupati dan pemerintahannya. Tapi juga perlu dukungan, perlu support dari PKB,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri berharap kepengurusan baru PKB dapat membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Aulia mengatakan, sinergi tersebut diperlukan untuk mendorong pelaksanaan program Kukar Idaman Terbaik yang menjadi visi pembangunan daerah periode 2025–2030.
“Kita berharap pengurus yang baru dilantik ini bisa bekerja sama dengan baik dengan pemerintah daerah Kukar dalam mewujudkan program Kukar Idaman Terbaik yang merupakan visi besar Kukar 2025–2030,” ujar Aulia.
Ia juga menyambut komitmen PKB untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi daerah, khususnya sumber daya alam yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami menyambut baik dan sudah disampaikan oleh Ketua DPW bahwa kita akan bersama-sama mendorong potensi-potensi yang ada di Kukar untuk sebesar-besarnya menghasilkan pendapatan asli daerah bagi Kukar,” terangnya.
Aulia berharap komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan PKB dapat terjalin di berbagai tingkatan kepengurusan, mulai dari DPC, DPW hingga DPP. Kolaborasi tersebut diharapkan mendukung pembangunan daerah sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat. (Adv/fi)










